AKURAT.CO Pasar kripto kembali menunjukkan tren penguatan dalam 24 jam terakhir.
Bitcoin, sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mengalami kenaikan signifikan dan memicu spekulasi akan potensi reli ke level USD98 ribu dalam waktu dekat.
Dikutip dari laman Coinmarketcap, Kamis (1/5/2025) , kapitalisasi pasar kripto global tercatat naik 0,36% menjadi USD2,97 triliun.
Bitcoin (BTC) sendiri mengalami penguatan 0,22% dalam sehari terakhir, diperdagangkan di kisaran USD94.811 per koin atau setara dengan sekitar Rp1,57 miliar dengan asumsi kurs Rp16.574.
Ethereum (ETH), sebagai pesaing utama Bitcoin, juga mencatatkan kenaikan sebesar 0,44% menjadi USD1.809 per koin. Sementara itu, Binance Coin (BNB) justru mengalami pelemahan sebesar 0,38% ke level USD600 per koin.
Menurut analisis dari platform TradingView, Bitcoin saat ini telah kembali diperdagangkan di atas level US$ 94 ribu.
Aset ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan kuat usai sempat terkoreksi hingga level USD92.970. Kembalinya minat beli di zona support USD93 ribu menjadi penopang utama kebangkitan harga.
Kenaikan harga Bitcoin juga berhasil melampaui rata-rata pergerakan sederhana (SMA) 100 jam, memperkuat sinyal teknikal yang mendukung tren bullish jangka pendek.
Breakout juga tercatat terjadi di atas level kunci USD93.500 dan USD93.800, memberikan ruang untuk kenaikan lebih lanjut.
Secara teknikal, Bitcoin telah menembus 76,4% dari level Fibonacci retracement, menandakan momentum pemulihan yang cukup kuat dari penurunan sebelumnya. Target terdekat saat ini adalah menembus resistensi psikologis di kisaran USD95.500.
Jika berhasil, analis memperkirakan harga dapat melaju ke USD96.500 dan bahkan menyentuh level USD98 ribu.
Namun demikian, bila gagal melewati level resistensi tersebut, Bitcoin berisiko mengalami koreksi kembali. Support terdekat berada di USD94.200, disusul USD93.500 dan USD93.000.
Koreksi lanjutan bisa membawa harga turun ke USD91.200.
Indikator teknikal seperti MACD menunjukkan pergerakan di zona bullish, sementara RSI (Relative Strength Index) berada di atas angka 50, mengindikasikan kekuatan beli yang masih mendominasi pasar.
Namun, investor tetap diminta mewaspadai potensi breakout palsu di area resistensi krusial.
Secara keseluruhan, tren penguatan Bitcoin dalam beberapa hari terakhir menunjukkan optimisme pasar terhadap pemulihan harga aset kripto.
Meski volatilitas tetap tinggi, prospek menembus USD98 ribu semakin terbuka apabila tekanan beli mampu berlanjut di atas level resistensi kunci.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









