Waduh! Kapitalisasi Pasar Turun, Bitcoin Anjlok HIngga 10 Persen,

AKURAT.CO Harga Bitcoin kembali melemah tajam pada Selasa (4/3/2025), diperdagangkan di level USD83.747,4 atau turun 10,02% dalam sehari. Penurunan ini menjadi yang terbesar sejak 9 November 2022 silam, menandai sentimen negatif yang tengah melanda pasar mata uang kripto global.
Akibat koreksi tersebut, kapitalisasi pasar Bitcoin menyusut drastis menjadi sekitar USD1.690,2 miliar, jauh di bawah puncak sebelumnya di angka USD2.101,5 miliar. Kondisi ini mencerminkan menurunnya kepercayaan investor terhadap aset digital di tengah volatilitas pasar yang tinggi.
Mengutip dari laman Investing, dalam 24 jam terakhir Bitcoin bergerak dalam kisaran harga USD83.747,4 hingga USD86.756,4, menunjukkan gejolak harga yang signifikan. Tak hanya itu, dalam sepekan terakhir, harga Bitcoin juga telah terkoreksi 7,31%, memperkuat tren bearish yang kini mendominasi pasar.
Volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam terakhir tercatat sekitar USD70,1 miliar, atau mewakili 41,11% dari total volume perdagangan seluruh mata uang kripto. Hal ini mengindikasikan aktivitas jual-beli yang masih sangat tinggi meskipun harga terus melemah.
Baca Juga: Trump Umumkan Cadangan Kripto Nasional AS, Bitcoin hingga Solana Naik Tajam
Selain Bitcoin, aset kripto lainnya juga mengalami tekanan. Ethereum (ETH) tercatat turun tajam sebesar 16,73% dalam sehari dan diperdagangkan di level USD2.049,12. Kapitalisasi pasar Ethereum kini mencapai sekitar USD253,5 miliar, menyumbang 9,10% dari total market cap kripto.
Sementara itu, Tether (USDT) relatif stabil di harga USD0,9999, hanya turun tipis 0,03%. Dengan market cap sebesar USD142,4 miliar atau 5,11% dari total pasar, Tether terus menjadi alternatif aman bagi investor yang menghindari volatilitas tinggi di pasar kripto.
Oleh karena itu, penurunan harga Bitcoin dan Ethereum semakin memperkuat kekhawatiran terhadap ketidakstabilan pasar kripto saat ini. Meski sebelumnya sempat mencetak rekor tertinggi, tekanan jual terus membayangi pergerakan harga aset digital.
Dengan fluktuasi harga yang ekstrem, investor kini cenderung lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi. Banyak pelaku pasar masih menunggu sinyal pemulihan yang lebih jelas sebelum kembali masuk ke pasar kripto secara agresif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya









