Persaingan DPK Kian Ketat, Bank Mandiri Fokus Jaga Porsi Dana Murah

AKURAT.CO Di tengah ketidakpastian ekonomi global, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil mencetak peningkatan yang signifikan dalam rasio dana murah atau CASA. Menurut laporan terbaru, per Maret 2024, porsi atau rasio CASA Bank Mandiri naik sebesar 20 basis poin, mencapai 79,4% dari sebelumnya 79,2%.
Direktur Keuangan & Strategi Bank Mandiri, Sigit Prastowo mengatakan situasi ini memberikan keuntungan yang besar, terutama dalam menghadapi persaingan likuiditas di pasar.
Dia mengatakan bahwa dengan posisi rasio CASA saat ini, Bank Mandiri bisa mempertahankan margin bunga bersih (NIM) di atas 5%, yang pada Maret 2024 mencapai 5,07%. Prastowo juga menyoroti persaingan ketat dalam penerimaan dana dari masyarakat.
Baca Juga: Bank Mandiri Tegaskan Komitmen Sebagai Pemegang Saham Pengendali BSI
"Ini sangat baik tentunya mengingat persaingan DPK sangat ketat di industri," katanya dalam paparan kinerja keuangan kuartal I-2024, Selasa (30/4/2024).
Selain peningkatan rasio CASA, Bank Mandiri juga mencatat pertumbuhan yang signifikan dalam dana pihak ketiga (DPK). Total DPK mencapai Rp 1.571,89 triliun, naik 13% dibanding tahun sebelumnya, melampaui pertumbuhan industri perbankan yang hanya mencapai 7,4% pada Maret 2024.
Pertumbuhan ini didorong terutama oleh pertumbuhan dana murah yakni giro yang paling cepat, mencapai 16,4%, dan tabungan yang meningkat sebesar 10,6%.
Deposit juga mengalami peningkatan sebesar 12,1%. Sigit menekankan bahwa likuiditas yang didukung oleh dana murah sangat penting bagi bank untuk menyalurkan kredit dengan bunga yang kompetitif.
Sigit juga menyoroti kinerja bank dalam penyaluran kredit yang mencapai Rp1.435 triliun per kuartal I 2024, naik 19,14% dibanding tahun sebelumnya. Capaian ini melampaui pertumbuhan kredit industri yang hanya tumbuh sebesar 12,4% pada Maret 2024.
Capaian kinerja yang positif juga tercermin dalam laba Bank Mandiri yang mencapai Rp12,7 triliun sepanjang kuartal pertama tahun 2024, naik 1,13% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Marc Marquez Dibayangi 'Kutukan' Mandalika Jelang Tampil di MotoGP Indonesia
- 10Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya








