Arus Balik Lebaran 2024, Simak 6 Tips Berikut Biar Hemat dan Aman

AKURAT.CO Arus balik mudik Idulfitri 2024 diperkirakan akan berlangsung dari tanggal 12 hingga 16 April 2024.
Mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang bisa menimbulkan kemacetan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menerapkan berbagai strategi pengaturan lalu lintas, termasuk penerapan sistem ganjil genap, one way, dan contra flow, terutama di Tol Trans Jawa.
Produsen ban internasional, Hankook Tire, berbagi tips berkendara aman dan efisien bahan bakar khusus untuk pemilik kendaraan niaga.
Baca Juga: Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi Minggu dan Senin
1. Patuhi Jalur yang Ditetapkan
Kendaraan niaga seperti truk dan bus memiliki ukuran dan berat yang lebih besar daripada mobil biasa. Ahmad Juweni, National Sales Manager TBR (Truck & Bus Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia, mengatakan bahwa mematuhi jalur yang telah ditentukan adalah penting untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara. Kehilangan kendali bisa berdampak buruk bagi pengendara lain.
2. Kontrol Kecepatan dan Jarak
Truk dengan muatan berat lebih mudah oleng saat berbelok dengan kecepatan tinggi. Oleh karena itu, gunakan jalur kiri atau lambat, dengan kecepatan maksimal 60 km/jam untuk truk dan 80 km/jam untuk bus. Pastikan juga untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, mengikuti prinsip jarak minimal berdasarkan kecepatan.
3. Istirahat di Area Istirahat
Mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk bisa berbahaya. Jika merasa kelelahan, sebaiknya beristirahat di area istirahat dan tidur sejenak selama 30 menit. Pada arus mudik Lebaran 2023, ada 5.894 kecelakaan dengan 726 korban jiwa, di mana kelelahan dan kelalaian menjadi penyebab utama.
4. Muatan Sesuai Kapasitas
Jumlah muatan kendaraan niaga harus sesuai dengan kapasitas maksimalnya. Overload bisa menyebabkan truk sulit dikendalikan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
5. Periksa Komponen Kendaraan
Sebelum berangkat, lakukan pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh, termasuk mesin, rem, suspensi, dan kemudi. "Perawatan rutin seperti pergantian oli dan filter tidak hanya meningkatkan efisiensi mesin tapi juga mengurangi konsumsi bahan bakar," ujar Ahmad.
6. Tekanan Ban yang Tepat
Tekanan ban yang tidak sesuai bisa meningkatkan konsumsi bahan bakar. Pastikan tekanan ban sudah sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Hankook menawarkan berbagai jenis ban khusus untuk kendaraan niaga dengan performa dan ketahanan yang tinggi.
Ban AH30 dari Hankook, misalnya, dirancang untuk perjalanan jarak jauh dengan traksi dan pengereman yang optimal. Sedangkan Smartflex AH35 memberikan traksi lebih baik dan membantu penghematan bahan bakar.
Dengan berbagai tips di atas, diharapkan para pengemudi kendaraan niaga dapat berkendara dengan lebih aman, efisien, dan nyaman selama arus balik Idulfitri 2024. Selalu ingat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan diri serta pengguna jalan lainnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 54 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 6Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






