Akurat

Memerah Lagi, IHSG Turun 0,55 Persen ke 7.295,095

M. Rahman | 2 Maret 2024, 10:28 WIB
Memerah Lagi, IHSG Turun 0,55 Persen ke 7.295,095

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,55% ke level 7.295,095 dalam sepekan (26 Februari - 1 Maret 2024), dibanding 7.335,454 pada penutupan pekan yang lalu.

Data perdagangan saham BEI periode tanggal 26 Februari sampai dengan 1 Maret 2024 mayoritas ditutup bervariasi, dengan kapitalisasi pasar turun 0,27% menjadi sebesar Rp11.572 triliun dari Rp11.603 triliun pada pekan sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan frekuensi transaksi harian selama sepekan juga turun 2,01% menjadi 1,269 juta kali transaksi dari 1,295 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditaksir Sideways ke 7.256-7.373

Kemudian rata-rata volume transaksi harian selama sepekan turun 13,08% menjadi 15,41 miliar lembar saham dari 17,72 miliar lembar saham dari penutupan pekan lalu. Rata-rata nilai transaksi harian BEI turun sebesar 26,56% menjadi Rp10,15 triliun dari Rp13,82 triliun pada pekan sebelumnya.

"Pergerakan investor asing pada akhir pekan ini mencatatkan nilai jual bersih (capital outflow) sebesar Rp388,4 miliar dan sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih (capital inflow) sebesar Rp18,05 triliun," ujar Kautsar dikutip Sabtu (2/3/2024).

Mengawali pekan ini pada Senin (26/2/2024), perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka oleh PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) dan Yayasan Puteri Indonesia dalam rangka pembekalan literasi finansial untuk 45 finalis Puteri Indonesia 2024. Pembekalan untuk finalis Puteri Indonesia tersebut berupa workshop pengenalan pasar modal agar ke depannya mereka dapat berinvestasi dengan baik.

Kemudian pada hari yang sama, Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap V Tahun 2024 yang diterbitkan oleh PT Merdeka Copper Gold (MDKA) mulai dicatatkan di BEI dengan nominal Rp1,5 triliun. Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk Obligasi adalah idA+ (Single A Plus). Bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Pada Selasa (27/2/2024), PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) melakukan pencatatan perdana saham di Papan Pengembangan BEI. VISI merupakan perusahaan ke-19 yang tercatat di BEI pada tahun 2024 dan bergerak pada sektor Perindustrian dengan sub industri Peralatan Kantor. Dengan tercatatnya VISI, jumlah perusahaan tercatat di BEI adalah sebanyak 921.

Kemudian pada Rabu (28/2/2024), Obligasi Berkelanjutan I Pyridam Farma Tahap III Tahun 2024 (PYFA01CN3) dicatatkan di BEI dengan nilai nominal Rp400 miliar dan jangka waktu dua tahun. Hasil pemeringkatan dari PT Kredit Rating Indonesia untuk Obligasi adalah idBBB+ (Triple B+). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank KB Bukopin Tbk.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2024 adalah 15 emisi dari 14 emiten senilai Rp15,28 triliun. Dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 549 emisi dengan nominal outstanding sebesar Rp467,34 triliun dan USD32,362 juta, diterbitkan oleh 128 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 186 seri dengan nominal Rp5.810,39 triliun dan USD502,10 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp3,25 triliun.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa