Akurat Logo

Komisi V Targetkan Satu Sekolah Rakyat di Setiap Kabupaten/Kota

Andi Syafriadi | 25 Agustus 2026, 19:44 WIB
Komisi V Targetkan Satu Sekolah Rakyat di Setiap Kabupaten/Kota
Ilustrasi Sekolah Rakyat - Dok. Pemkab Banyuwangi

AKURAT.CO Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mendorong perluasan program Sekolah Rakyat agar dapat menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan spesifik Komisi V DPR RI dalam rangka meninjau Sekolah Rakyat di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

Lasarus menegaskan dukungannya terhadap program Sekolah Rakyat yang memberikan pendidikan secara gratis dan dibiayai oleh negara. Menurutnya, program tersebut penting untuk membuka kesempatan pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Baca Juga: Dulu Jual Kacang, Siswi Sekolah Rakyat Ini Kini Punya Harapan untuk Masa Depan Cemerlang

“Dan gratis, dibiayai oleh negara. Kita dukung program ini,” ujar Lasarus dikutip dari laman resmi DPR RI, Selasa (25/8/2026).

Ia mengatakan, perluasan Sekolah Rakyat menjadi salah satu target yang akan didorong agar program tersebut dapat hadir di berbagai daerah. Lasarus menargetkan setidaknya terdapat satu Sekolah Rakyat di setiap kabupaten/kota di Indonesia.

“Kami akan berusaha supaya seluruh kabupaten-kota di Indonesia paling tidak satu kabupaten-kota ada satu sekolah rakyat. Itu target kita,” katanya.

Menurut Lasarus, perluasan program tersebut juga berkaitan dengan kesempatan anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan. Ia mengingatkan agar anak-anak tidak terlambat mendapatkan akses pendidikan yang dapat membantu mereka membangun masa depan.

Baca Juga: Tangis Haru Warnai MPLS Sekolah Rakyat, Kisah Ibu Buruh Harian Rela Anak Tinggal di Asrama

“Tetapi kita tidak boleh terlambat menyekolahkan anak-anak yang tidak mampu ini supaya mereka bisa punya masa depan yang baik,” tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.