Bendungan Meniting Rampung, Menteri Dody: Tampung 10 Juta Metrik Air Untuk Masyarakat Lombok Barat

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dapat menampung sampai dengan hampir 10 juta m3.
Bendungan Meninting yang dibangun pada periode 2018-2025 dengan biaya sebesar Rp1,473 triliun bara saja diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Jumat lalu.
Bendungan ini memiliki tinggi 74 meter, kapasitas tampung sebesar 9,91 juta m3, serta luas genangan mencapai 46,16 ha.
Baca Juga: Hadapi El Nino, Kementerian PU Optimalkan Bendungan dan Jaringan Irigasi di Jabar
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, diresmikannya Bendungan Meninting merupakan salah satu langkah perwujudan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan ketahanan air nasional.
Bendungan ini, kata Dody mampu menampung sampai dengan hampir 10 juta m3, air dapat dimanfaatkan sepanjang tahun.
Dan sawah yang tadinya bergantung pada tadah hujan menjadi sawah yang bisa kita airi dari bendungan seluas 1.600 hektare dengan jaringan irigasi kurang lebih 26 km.
"Dulu sebelum ada Bendungan Meninting hanya bisa satu kali tanam, saat ini sudah bisa menjadi tiga kali musim tanam,” kata Dody dikutip dari laman Kementerian PU, Kamis (16/7/2026).
Selain itu, bendungan ini juga telah menyelesaikan konflik horizontal masyarakat Kabupaten Lombok Barat terkait air dengan menyediakan air baku sebesar 150 liter per detik.
“Khusus untuk Bendungan Meninting ini sendiri, bendungan ini telah bisa mengurangi konflik horizontal yang selama ini sebelum bendungan ini ada selalu terjadi antara para perani dari Lombok Barat khususnya karena mereka selalu berebut ait manakala musim tanam tiba,” tambah Dody.
Sebagai infrastruktur multifungsi, Bendungan Meninting juga memiliki potensi pemanfaatan EBT lewat PLTMH berkapasitas 0,8 MW serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 9,23 MW.
Di sisi lain, bendungan ini berperan dalam pengendalian banjir dengan kemampuan mereduksi genangan banjir hingga 59 ha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia








