Akurat

Waskita Karya Garap Proyek Irigasi Rp318,5 M di Sumatera Selatan

Dedi Hidayat | 9 Oktober 2025, 11:10 WIB
Waskita Karya Garap Proyek Irigasi Rp318,5 M di Sumatera Selatan

AKURAT.CO PT Waskita Karya (Persero) Tbk kembali meraih kontrak baru berupa pengerjaan Daerah Irigasi (DI) Komering Sub DI Lempuing Fase 3 Paket I di Sumatera Selatan. Proyek senilai Rp318,54 miliar tersebut resmi menambah portofolio Perseroan di bidang Sumber Daya Air.

Sebelumnya telah dikerjakan DI Komering Sub DI Lempuing seluas 5.000 hektar (ha) pada 2012-2016. Sementara total luasnya mencapai 13.500 ha.

Direktur Operasi II Waskita Karya, Dhetik Ariyanto menjelaskan bahwa pihaknya akan mengerjakan luas sisanya yakni sebesar 8.500 Ha. Proyek milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) itu akan mendukung sasaran swasembada pangan pemerintah.

Baca Juga: Waskita Karya Raih Kontrak Baru Rp415,44 Miliar, Garap Proyek Irigasi di Banten

"Waskita Karya merasa bangga, karena bisa kembali mengerjakan proyek irigasi yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tapi juga energi dan air. Perseroan berkomitmen untuk menyelesaikan DI Komering Sub DI Lempuing Fase 3 dengan hasil bermutu," kata Dhetik dikutip, Kamis (9/10/2025).

Dalam proyek tersebut, Dhetik mengatakan lingkup kerja Waskita mencakup pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan Bendung Perjaya, saluran primer, serta saluran sekunder Lempuing.

Kemudian konstruksi baru sistem saluran sekunder Lempuing, juga saluran sekunder Lempuing Blok G dan H beserta saluran pembuangnya.

"Keberadaan daerah irigasi ini bertujuan untuk mewujudkan pembangunan pertanian secara berkelanjutan. Di antaranya melalui penyediaan lahan pertanian, fasilitas irigasi, dan drainase yang memadai melalui pasokan air sepanjang tahun," ujarnya.

Jika sudah berfungsi, produktivitas pertanian dipastikan akan meningkat, karena memungkinkan petani untuk memanen tanaman secara teratur, bahkan pada musim kemarau.

Baca Juga: Waskita Karya Kebut Pembangunan Kedubes India di Jakarta, Progres Capai 48%

Sistem irigasi, kata Dhetik, turut mengurangi dampak negatif kekeringan seperti gagal panen, kelaparan, hingga kemiskinan di kalangan petani.

"Jika hasil panen naik, kesejahteraan petani otomatis ikut naik. Tidak hanya menambah pendapatan, nilai properti pertanian mereka juga akan meningkat, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal," ucap Dhetik.

Pembangunan proyek yang berlokasi di antara Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur serta Ogan Komering Ilir (OKI) ini, sambung dia, merupakan salah satu wujud upaya Perseroan mendukung setiap program pemerintah.

Sebagai BUMN penyedia jasa konstruksi dengan pengalaman lebih dari 64 tahun, Dhetik menegaskan, membangun proyek yang bermanfaat bagi masyarakat luas merupakan prioritas utama.

Sebagai informasi, bulan lalu Waskita Karya juga mendapat kontrak baru berupa rehabilitasi jaringan utama DI di Banten senilai Rp415,44 miliar. Sedangkan proyek irigasi yang tengah dibangun sekarang meliputi DI Belitang Lempuing di Sumatera Selatan, modernisasi DI Rentang, DI Salamdarma, dan Kamojing di Jawa Barat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.