Menhub Bakal Perluas Bus Listrik di Luar Bandung dan Surabaya

AKURAT.CO Kementerian Perhubungan mengungkapkan pentingnya transformasi transportasi melalui penggunaan bus listrik. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, hal ini terus di improve terus kedepannya.
"Kami tentu menginginkan dari Surabaya ke Bandung dilanjutkan jadi perlu juga di improve dan memperbanyak jumlah itu (bus listrik)," katanya kepada wartawan di Le Meriden, Jakarta, Selasa (20/5/2024).
Menyoroti keberhasilan implementasi di Bandung dan Surabaya, Budi menyatakan komitmennya untuk mengadopsi model tersebut di kota-kota lain. "Jadi akan pelan-pelan mengganti dengan bus listrik," tambahnya.
Baca Juga: VKTR dan Gapura Angkasa Hadirkan Bus Listrik di Bandara Soekarno-Hatta
Namun, tantangan terbesar yang dihadapi adalah menekan harga bus listrik agar lebih terjangkau. Dan Budi menggarisbawahi pentingnya subsidi dari pemerintah daerah untuk mewujudkan visi ecodream.
"Jadi sekarang bagaimana kita menekan harga bus lebih murah dan pemerintah daerah mau mensubsidi sehingga tercipta ekodream jadi kalau bus listrik tidak murah dan pemda tidak mau peduli yang tidak akan terjadi," ungkapnya.
Transformasi menuju transportasi ramah lingkungan menjadi agenda utama, dengan harapan untuk menciptakan sistem transportasi yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Asal tahu, dengan adanya Peraturan Presiden (Prepres) Nomor 79 tahun 2023 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, Kementerian Perhubungan pun sedang menyusun Road Map Implementasi E-Mobility untuk program transportasi massal berbasis BRT atau Bus Raya Terpadu di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








