Akurat Logo

YouTube Siapkan Cara Baru Melawan Deepfake, Wajah dan Suara Kreator Ikut Dijaga

Yusuf Tirtayasa | 6 Oktober 2026, 14:30 WIB
YouTube Siapkan Cara Baru Melawan Deepfake, Wajah dan Suara Kreator Ikut Dijaga

AKURAT.CO Bayangkan melihat video YouTube yang menampilkan wajah seorang kreator terkenal. Gerak bibirnya terlihat normal, suaranya terdengar persis seperti aslinya, dan cara bicaranya juga meyakinkan. Masalahnya, video tersebut ternyata bukan dibuat oleh orang itu.

Ancaman seperti ini menjadi semakin serius di tengah perkembangan AI generatif. YouTube kini memperluas sistem yang dirancang untuk membantu kreator mendeteksi dan menangani penggunaan wajah serta identitas mereka secara tidak sah dalam konten berbasis AI.

Dalam pembaruan yang diterbitkan YouTube pada 1 Oktober 2026, platform tersebut mengatakan teknologi Likeness Detection yang sebelumnya berfokus pada wajah akan dikembangkan untuk mendeteksi kemiripan suara.

YouTube juga menyiapkan akses Likeness Detection langsung melalui aplikasi mobile untuk kreator berita. Langkah ini menjadi semakin penting karena AI kini mampu membuat video dengan wajah dan suara yang semakin sulit dibedakan dari rekaman asli.

Wajah Bukan Lagi Satu-satunya Masalah

Selama ini, perhatian terhadap deepfake sering berpusat pada wajah. Teknologi AI dapat mengambil wajah seseorang, memasukkannya ke dalam video lain, kemudian membuat seolah-olah orang tersebut mengatakan atau melakukan sesuatu.

Namun, suara juga memiliki peran yang sama penting. YouTube mengatakan mereka akan mulai mengintegrasikan deteksi suara dengan deteksi wajah untuk meningkatkan akurasi pencocokan.

Tujuannya adalah membantu mengidentifikasi konten yang menggunakan kemiripan seseorang tanpa izin. Perubahan tersebut menarik karena suara seseorang dapat menjadi identitas yang sangat kuat.

Bahkan ketika wajah tidak terlihat jelas, suara yang familiar bisa membuat sebuah video terlihat meyakinkan. Seorang kreator, jurnalis, tokoh publik, atau figur internet dapat ditiru hanya dengan menggunakan beberapa karakteristik suara mereka.

Jika sistem YouTube mampu mencocokkan wajah dan suara sekaligus, proses mendeteksi penyalahgunaan identitas berpotensi menjadi lebih akurat.

Tetapi sistem tersebut bukan berarti setiap video AI otomatis akan dihapus. YouTube menempatkan kontrol di tangan kreator dan menggunakan teknologi tersebut untuk membantu mereka mengidentifikasi serta mengambil tindakan terhadap penggunaan kemiripan yang bermasalah.

YouTube Juga Memburu Deepfake di Dunia Berita

Perlindungan identitas menjadi semakin sensitif ketika menyangkut jurnalis dan organisasi berita.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.