Akurat

Honor Siap Perkenalkan Robot Humanoid Berbasis AI di MWC 2026

Winna Wandayani | 24 Februari 2026, 20:15 WIB
Honor Siap Perkenalkan Robot Humanoid Berbasis AI di MWC 2026

AKURAT.CO Honor Device Co. bersiap mencuri perhatian di ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 Barcelona dengan memperkenalkan konsep robot humanoid perdananya. Hal ini menjadi sinyal ekspansi besar Honor ke sektor robotika berbasis kecerdasan buatan (AI), melampaui fokusnya di bisnis smartphone.

Robot humanoid tersebut dirancang untuk kebutuhan layanan konsumen. Fungsinya mencakup membantu aktivitas belanja hingga mendukung berbagai tugas harian.

Jika terealisasi sesuai rencana, Honor berpeluang menjadi salah satu merek ponsel pertama yang masuk ke pasar robot humanoid. Segmen ini sendiri tengah berkembang pesat seiring kemajuan AI generatif dan teknologi embodied AI.

Dari Smartphone ke Robot AI

Honor menamai gagasan ini sebagai 'Honor Robot Phone', yakni upaya memadukan pengalaman mobile dengan kecerdasan buatan dalam bentuk fisik. Dengan konsep tersebut, AI tak lagi sekadar hadir sebagai asisten di layar, tetapi menjelma menjadi robot yang bisa berinteraksi langsung dengan pengguna.

Upaya ini mengikuti arah industri teknologi global yang kian fokus pada pengembangan AI. Sejumlah merek seperti Xiaomi, Oppo dan Vivo juga mempercepat inovasinya, sementara startup seperti Unitree sudah lebih dulu memamerkan robot humanoid dengan pergerakan lincah dan responsif.

Kehadiran Honor di segmen ini menegaskan bahwa kompetisi AI kini semakin luas. Persaingan tidak hanya soal software atau chipset, tetapi juga integrasi perangkat keras, sistem cerdas dan ekosistem yang saling terhubung.

Ekosistem AI Jadi Fokus Utama

Robot humanoid ini menjadi bagian dari investasi AI bernilai miliaran dolar yang sedang disiapkan Honor. Perusahaan menargetkan ekosistem cerdas yang terintegrasi, mencakup smartphone, tablet, laptop, hingga layanan AI berbasis agen.

Teknologi AI agent membuat perangkat dapat bekerja saling terhubung dan memahami konteks penggunaan. Sistem ini dirancang untuk mengenali kebiasaan pengguna lalu memberi respons yang lebih proaktif dan personal.

Meski ambisius, pengembangan robot humanoid untuk konsumen bukan tanpa hambatan. Biaya produksi, isu keamanan data, serta relevansi fungsi di kehidupan sehari-hari masih menjadi tantangan besar.

Produk Baru Ikut Meluncur

Selain robot humanoid, Honor turut membawa sejumlah perangkat baru ke MWC 2026. Salah satunya Honor Magic V6, ponsel lipat dengan bodi lebih tipis, baterai lebih besar dan daya tahan yang ditingkatkan.

Dikutip dari Gizmochina, Selasa (24/2/2026), Honor juga menyiapkan MagicPad4 berbasis AI untuk mendukung kebutuhan kerja dan hiburan. Ada pula MagicBook Pro 14 yang dirancang mengutamakan produktivitas dengan performa tetap ringan dan efisien.

Ambisi Jangka Panjang Honor

Setelah resmi berpisah dari Huawei pada 2020, Honor mencatat pertumbuhan yang cukup agresif. Perusahaan mendapat dukungan dari investor pemerintah Shenzhen serta sejumlah entitas milik negara, dan mulai membuka peluang menuju IPO.

Langkah masuk ke robot humanoid dan pengembangan AI menandakan perubahan arah bisnis Honor. Brand ini tak lagi hanya fokus pada smartphone, tetapi membidik posisi sebagai pemain teknologi AI yang lebih luas.

Jika strategi tersebut berjalan konsisten, posisi Honor bisa semakin kuat di era komputasi berbasis AI. Integrasi perangkat, kecerdasan kontekstual dan interaksi manusia-mesin diprediksi menjadi kunci industri teknologi ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.