Akurat

Kenapa Engagement Instagram Bisa Turun Tiba-tiba dan Bagaimana Cara Memperbaikinya

Eko Krisyanto | 19 November 2025, 13:22 WIB
Kenapa Engagement Instagram Bisa Turun Tiba-tiba dan Bagaimana Cara Memperbaikinya

AKURAT.CO Pernah merasa engagement Instagram tiba-tiba anjlok? Likes menurun, views berkurang, komentar sepi.

Banyak orang langsung menyalahkan algoritma, padahal penyebabnya sering kali datang dari hal-hal yang bisa kamu perbaiki sendiri.

Engagement di Instagram bukan cuma soal jumlah likes, tapi juga komentar, share, save, sampai waktu yang dihabiskan orang untuk melihat kontenmu. Kalau semua itu menurun, bisa jadi ada pola yang perlu kamu ubah.

Baca Juga: 50 Ucapan Hari Sumpah Pemuda dalam Bahasa Inggris dan Artinya, Cocok untuk Caption Instagram!

Tidak Konsisten Upload

Instagram menyukai akun yang aktif dan konsisten. Kalau kamu sering absen upload tanpa jadwal yang jelas, algoritma akan menurunkan jangkauanmu. Pengikut pun bisa lupa dengan kontenmu.

Kuncinya bukan harus posting setiap hari, tapi punya pola yang bisa diandalkan. Misalnya tiga kali seminggu di jam yang sama.

Kurang Interaksi

Kalau kontenmu terasa seperti konten satu arah saja, jangan heran kalau engagement turun. Orang datang ke Instagram untuk berinteraksi, bukan sekadar melihat promosi.

Luangkan waktu untuk membalas komentar, menjawab DM, atau sekadar kasih reaksi di Story pengikutmu. Interaksi kecil ini membantu akunmu tetap terasa hidup dan hangat.

Terlalu Banyak Promosi

Kalau setiap unggahan terasa seperti iklan, audiens akan cepat bosan. Instagram tempat orang mencari inspirasi dan hiburan, bukan etalase jualan terus-menerus.

Coba seimbangkan konten promosi dengan hal lain, seperti tips yang bermanfaat, cerita personal, atau cuplikan proses di balik layar. Ketika orang merasa dekat, mereka akan lebih percaya dan lebih mau mendukung.

Tidak Menggunakan Fitur Baru Instagram

Instagram terus berubah. Kalau kamu hanya mengandalkan foto statis, jangkauanmu bisa tertinggal. Platform ini memberi perhatian lebih pada akun yang mencoba fitur baru seperti Reels, Collabs, Polling di Story, atau siaran langsung (Live).

Gunakan berbagai format ini untuk menyesuaikan dengan gaya dan pesanmu. Selain lebih segar, kamu juga bisa menjangkau audiens baru.

Konten Tidak Lagi Relevan

Audiens kamu berkembang. Kalau isi kontenmu tidak ikut menyesuaikan, mereka akan kehilangan minat.

Coba periksa kembali apakah topik yang kamu angkat masih sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka?

Lihat komentar, hasil polling di Story, atau DM yang masuk untuk tahu apa yang sedang mereka cari.

Baca Juga: Instagram Map Hadir di Indonesia, Begini Cara Kerjanya dan Cara Mematikannya

Cara Memperbaiki Engagement Instagram

Kabar baiknya, engagement yang menurun bisa kembali naik. Kamu tidak perlu kerja ekstra keras, cukup ubah beberapa kebiasaan dasar

1. Tetapkan Jadwal Posting

Konsistensi lebih penting daripada frekuensi. Tentukan hari dan jam posting yang paling realistis buat kamu. Gunakan fitur Insight untuk tahu kapan pengikutmu paling aktif.

2. Aktif Berinteraksi

Sisihkan waktu 10–15 menit setiap hari untuk membalas komentar dan menyapa audiensmu. Engagement tidak akan tumbuh kalau kamu hanya datang untuk upload lalu pergi.

3. Gunakan Beragam Format Konten

Reels untuk video singkat, Carousel untuk tips dan tutorial, Story untuk momen santai, dan Live untuk ngobrol langsung. Variasi konten membuat akunmu lebih menarik dan tidak monoton.

4. Fokus pada Nilai, Bukan Penampilan

Desain dan editing konten yang bagus memang merupakan suatu aspek yang penting, tapi isi konten yang bermakna lebih berpengaruh. Berikan nilai lewat cerita, pengalaman, atau solusi sederhana yang bisa diterapkan audiens.

5. Coba Eksperimen Kecil

Ubah jam posting, variasi caption, atau gaya ajakan (CTA). Lihat mana yang paling memicu respons. Kadang, perubahan kecil bisa berdampak besar.

Turunnya engagement di Instagram bukan berarti kamu gagal atau kontenmu tidak menarik. Kadang, itu cuma tanda kalau audiensmu berubah, dan kamu perlu sedikit menyesuaikan arah.

Setiap akun pasti mengalami fase naik-turun. Yang penting, kamu tetap konsisten, tetap hadir, dan tetap berinteraksi dengan cara yang tulus.

Jangan kejar angka semata, fokuslah membangun hubungan nyata dengan orang-orang yang benar-benar peduli dengan apa yang kamu bagikan.

Nadira Maia Arziki (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R