Batalkan Pengiriman Pasukan, Trump Dinilai Mudah Diatur Taipan Teknologi

AKURAT.CO Perhatian publik Amerika Serikat sedang tertuju pada keputusan Donald Trump yang membatalkan pengiriman pasukan Garda Nasional ke San Francisco. Keputusan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah miliarder teknologi yang memiliki kepentingan di kota tersebut.
Dikutip dari The Guardian, Rabu (29/10/2025), Trump menyebut nama-nama besar seperti Jensen Huang dari Nvidia dan Marc Benioff dari Salesforce dalam unggahannya di platform Truth Social. Ia mengatakan para tokoh tersebut menilai masa depan San Francisco masih cerah dan layak dipertahankan tanpa intervensi militer.
Keputusan ini menimbulkan perdebatan publik mengenai sejauh mana pengaruh para taipan teknologi terhadap kebijakan pemerintah. Banyak pihak menilai hal ini menunjukkan hubungan timbal balik antara kekuasaan politik dan kepentingan bisnis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








