Akurat

Google Chrome Otomatis Cabut Izin Notifikasi dari Situs yang Diabaikan Banyak Pengguna

Leo Farhan | 17 Oktober 2025, 21:30 WIB
Google Chrome Otomatis Cabut Izin Notifikasi dari Situs yang Diabaikan Banyak Pengguna

AKURAT.CO Google meluncurkan fitur baru pada Chrome (versi Android dan desktop) yang akan secara otomatis mencabut izin notifikasi dari situs web yang sering mengirim notifikasi, namun jarang berinteraksi atau diabaikan oleh pengguna.

Tujuannya agar pengalaman menjelajah internet menjadi lebih tenang, terbebas dari gangguan tidak perlu, tanpa mengurangi akses ke situs yang betul-betul dibutuhkan. Fitur ini bagian dari Safety Check Chrome, yang sebelumnya sudah menangani masalah izin kamera dan lokasi. 

Mengutip TechRadar, Senin (13/10/2025), ketika situs mengirim banyak pemberitahuan tapi pengguna jarang membuka atau meresponsnya, Chrome akan menyimpulkan bahwa pengguna tidak membutuhkan notifikasi dari situs tersebut dan menarik ulang izin, sambil tetap memberikan opsi bagi pengguna untuk mengembalikan izin itu atau menonaktifkan fitur otomatis ini.

Google melaporkan bahwa dari pengujian awal, pemberitahuan yang tidak diinginkan bisa berkurang signifikan, tapi interaksi penting tidak terganggu, bahkan situs dengan volume notifikasi rendah kadang menunjukkan peningkatan engagement setelah izin dibenarkan secara manual.

Berita ini penting karena pemberitahuan situs web yang berlebihan adalah masalah lama dalam UX browser. Banyak pengguna yang merasa terganggu oleh notifikasi spam atau pop-up yang terus muncul, yang akhirnya menyebabkan mereka mematikan pemberitahuan dari situs apa pun.

Dengan fitur baru ini, Google mencoba menjaga keseimbangan dengan memberi kontrol lebih besar kepada pengguna sambil menjaga kenyamanan. Karena Chrome dipakai miliaran orang di seluruh dunia, perubahan kecil seperti ini punya dampak luas pada bagaimana kita merasakan pengalaman digital sehari-hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.