Video Ahmad Sahroni Ditangkap dari Singapura Ternyata Hoaks

AKURAT.CO Sebuah video yang beredar di TikTok mengeklaim Ahmad Sahroni ditangkap saat pulang dari Singapura. Klaim tersebut ramai diperbincangkan hingga menimbulkan kebingungan di kalangan warganet.
Faktanya, informasi itu tidak benar. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui laman resminya menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks.
Menurut turnbackhoax.id, video itu terbukti hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI). Tingkat probabilitas rekayasa dalam video tersebut disebut mencapai 85 persen.
Hasil penelusuran lebih lanjut juga tidak menemukan sumber kredibel mengenai penangkapan Sahroni. Tidak ada pemberitaan resmi dari media arus utama yang menguatkan klaim dalam video.
"Faktanya, informasi Ahmad Sahroni ditangkap saat pulang dari Singapura merupakan hoaks," tulis pernyataan resmi Komdigi, dikutip Selasa (9/9/2025).
Konten palsu seperti ini dinilai berpotensi menyesatkan publik. Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







