Akurat

Komdigi Rilis Buku Putih Peta Jalan AI Nasional, Tekankan Etika dan SDM

Petrus C. Vianney | 25 Agustus 2025, 19:20 WIB
Komdigi Rilis Buku Putih Peta Jalan AI Nasional, Tekankan Etika dan SDM

AKURAT.CO Komunikasi dan Digital (Komdigi) meluncurkan Buku Putih Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional sebagai panduan menghadapi perkembangan AI. Dokumen ini menjadi acuan dalam merespons kemajuan teknologi tersebut.

Salah satu poin penting dalam buku putih tersebut adalah pemanfaatan APBN sebagai dasar pembiayaan inovasi nasional. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pedoman etika penggunaan AI untuk memastikan penerapannya berjalan bertanggung jawab.

"AI pada dokumen ini tidak lagi dilihat sebagai bagian dari teknologi dan pendorong ekonomi, namun juga mengatur dari sisi sosial dan budaya," ujar Iradat Wirid selaku peneliti transformasi digital CfDS UGM, dikutip dari laman resmi Universitas Gadjah Mada, Senin (25/8/2025).

Ia menekankan perlunya penguatan sumber daya manusia agar bisa bersaing di tengah pesatnya teknologi. "Kita mungkin sudah tertinggal perihal coding dan pemrograman dari India dan China," tambahnya.

Meski begitu, Iradat menyebut Indonesia belum sepenuhnya siap mengadopsi teknologi baru, termasuk AI. Berbagai indeks seperti IPM, UNESCO RAM, hingga penilaian kesiapan AI menunjukkan pemahaman masyarakat masih rendah.

Karena itu, peningkatan literasi digital dinilai sangat mendesak agar masyarakat tidak semakin tertinggal. Tanpa pondasi kuat, teknologi hanya akan menjadi alat kepentingan sesaat dan sulit memberi manfaat luas.

Iradat juga mengingatkan risiko sosial politik akibat lemahnya literasi digital. Ia mencontohkan kasus deepfake pada pemilu yang bisa memicu konflik jika masyarakat tidak memiliki 'kekebalan alami' terhadap manipulasi digital.

Selain literasi, pemerataan infrastruktur digital juga menjadi perhatian. Saat ini akses internet masih terpusat di Jawa dan Jakarta, sehingga berpotensi memperlebar kesenjangan di daerah lain.

Ia berharap buku putih ini benar-benar dijadikan rujukan bersama agar implementasi AI tidak tumpang tindih. Jika peningkatan kualitas SDM dijadikan prioritas, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat akan mengikuti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.