Akurat

Instagram Reels Hadirkan Fitur Terjemahan Suara AI, Pengguna Khawatir Akurasi

Petrus C. Vianney | 22 Agustus 2025, 21:50 WIB
Instagram Reels Hadirkan Fitur Terjemahan Suara AI, Pengguna Khawatir Akurasi

 

AKURAT.CO Meta resmi menghadirkan teknologi terjemahan suara berbasis kecerdasan buatan (AI) ke Instagram Reels. Fitur ini membuat video dapat tampil dengan bahasa berbeda dari rekaman aslinya, lengkap dengan sinkronisasi bibir agar terlihat natural.

Pengumuman disampaikan langsung oleh Kepala Instagram, Adam Mosseri. Menurutnya, fitur ini akan membantu kreator menjangkau audiens lintas bahasa dan budaya, meski untuk tahap awal hanya mendukung terjemahan Inggris-Spanyol.

Dalam video demonstrasi, Mosseri memperlihatkan hasil terjemahan AI pada pengumumannya. Suara dan gerakan bibirnya terlihat seperti benar-benar berbicara bahasa Spanyol, sehingga menimbulkan reaksi beragam dari pengguna.

Teknologi ini memanfaatkan model bahasa besar Llama milik Meta, yang sebelumnya diuji pada konten kreator di Amerika Latin dan Amerika Serikat. Meta juga berencana menambah dukungan bahasa lain di masa depan.

Namun, kehadiran terjemahan AI langsung di Instagram menimbulkan sejumlah kekhawatiran. Banyak pengguna menilai subtitle otomatis lebih aman dibandingkan manipulasi suara dan gerak bibir.

Beberapa pengguna juga khawatir dengan risiko salah terjemah. Hal ini dianggap bisa mengubah makna pesan, bahkan menimbulkan kesalahpahaman, terutama bagi kreator konten resep atau tutorial.

Di sisi lain, teknologi serupa juga tengah dikembangkan oleh kompetitor. Google menghadirkan fitur terjemahan suara di Pixel 10, sementara Apple akan merilis alat serupa di iOS 26, sebagaimana dikutip dari Mashable, Kamis (21/8/2025).

Meski begitu, sebagian pengguna tetap menilai fitur baru Meta terasa mengganggu. Mereka meminta agar perusahaan lebih berhati-hati, dengan menekankan opsi subtitle sebagai solusi yang lebih tepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.