Akurat

Apple Dikabarkan Bangun Mesin Pencari AI untuk Saingi Google dan ChatGPT

Petrus C. Vianney | 7 Agustus 2025, 16:21 WIB
Apple Dikabarkan Bangun Mesin Pencari AI untuk Saingi Google dan ChatGPT

AKURAT.CO Apple disebut-sebut tengah mengembangkan mesin pencari berbasis kecerdasan buatan (AI) generatif miliknya sendiri. Kebijakan ini diyakini sebagai upaya menantang dominasi Google dan chatbot seperti ChatGPT dalam hal penelusuran informasi secara online.

Proyek rahasia ini dijalankan oleh tim internal Answers, Knowledge and Information (AKI). Fokus utamanya adalah menciptakan mesin pencari AI yang mampu memberikan jawaban percakapan secara langsung, bukan sekadar menampilkan tautan web seperti Siri.

Berbeda dari pendekatan sebelumnya, Apple dikabarkan tengah merancang aplikasi mandiri serta integrasi sistem penuh agar teknologi ini bisa digunakan di iOS, iPadOS dan macOS. Nantinya, alat ini akan merayapi web dan menyajikan respons instan dalam ekosistem Apple.

Pengembangan ini muncul di saat kesepakatan bernilai miliaran dolar antara Apple dan Google sebagai mesin pencari default di iPhone mendapat sorotan hukum dari otoritas antimonopoli AS. Jika kerja sama itu runtuh, Apple membutuhkan solusi pencarian alternatif.

Di sisi lain, AI generatif membuat persaingan di pasar mesin pencari semakin ketat. Hal ini terjadi dengan kemunculan pemain baru seperti Perplexity AI yang menawarkan pencarian berbasis jawaban.

Dikutip dari Gizmochina, Rabu (6/8/2025), Apple juga dikabarkan mempertimbangkan opsi akuisisi. Kebijakan ini dilakukan demi memperkuat posisinya di sektor ini.

Meski begitu, perusahaan berlogo apel tergigit tersebut menghadapi tantangan internal. Beberapa bulan terakhir, empat insinyur senior dari tim Foundation Models kabarnya hengkang untuk bergabung dengan divisi AI milik Meta.

Secara keseluruhan, Apple menargetkan pencarian berbasis AI yang lebih privat, terintegrasi dan sepenuhnya dalam kendalinya. Hanya waktu yang akan membuktikan apakah ambisi ini mampu mengubah cara pengguna mencari informasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.