Akurat

Pegatron Resmikan Smart Factory Berbasis 5G di Batam, Gandeng Telkomsel Dorong Revolusi Industri 4.0

Oktaviani | 25 April 2025, 12:43 WIB
Pegatron Resmikan Smart Factory Berbasis 5G di Batam, Gandeng Telkomsel Dorong Revolusi Industri 4.0

AKURAT.CO Pegatron, raksasa teknologi global, resmi meluncurkan fasilitas manufaktur cerdas (Smart Factory) berbasis 5G di Batam, Kamis (24/4/2025).

Langkah strategis ini menandai komitmen Pegatron dalam mendukung transformasi digital industri Indonesia melalui adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI), otomasi tinggi, dan konektivitas ultra-cepat.

Bekerja sama dengan Telkomsel—pelopor jaringan 5G di Indonesia—Pegatron menghadirkan solusi Smart Manufacturing berteknologi tinggi melalui jaringan 5G Private Network Standalone (SA).

Solusi ini didukung oleh 1.200 kartu SIM untuk perangkat IoT, memungkinkan pemantauan dan pengendalian proses produksi secara real-time.

"Kolaborasi ini jadi fondasi penting untuk menciptakan pabrik yang adaptif, efisien, dan terhubung," ujar Presiden dan CEO Pegatron, Gary Cheng, dalam acara peresmian.

Telkomsel melalui unit Enterprise-nya juga memperkuat jaringan publik guna menunjang konektivitas karyawan di lingkungan pabrik.

Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyebut kerja sama ini sebagai wujud nyata implementasi MoU di Mobile World Congress 2025 lalu di Barcelona.

Baca Juga: Daftar Kode Redeem FF Hari Ini, 25 April: Segera Dapatkan Skin Machete Secara Gratis Tanpa Top Up!

Peresmian ini turut dihadiri perwakilan pemerintah, termasuk Direktur Spektrum dan Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Adis Alifiawan, yang menyebut pabrik ini sebagai "tonggak penting bagi pertumbuhan industri nasional berbasis teknologi."

Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, juga memberikan apresiasi atas inisiatif ini dan menyatakan, pemerintah terus mendorong kemitraan strategis agar sektor industri Indonesia bisa mengadopsi teknologi terkini secara menyeluruh.

Pegatron menegaskan komitmennya terhadap pengembangan teknologi masa depan seperti Pegaverse, mobilitas baru, hingga robotika.

Pabrik ini tidak hanya mendorong efisiensi dan daya saing, tapi juga membuka lapangan kerja, mentransfer teknologi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Investasi ini turut mendukung pengembangan SDM melalui pelatihan digital dan teknis yang sesuai kebutuhan industri masa depan.

Baca Juga: Bedah Rumah PIK 2: Harapan Baru untuk Warga Teluknaga

Dengan kontribusi manufaktur yang mencapai 18,98 persen dari PDB nasional dan proyeksi pertumbuhan sektor ini sebesar 5,2 persen pada 2025, Pegatron dan Telkomsel dinilai menjadi penggerak utama dalam mempercepat transformasi industri Indonesia menuju era Industri 4.0.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.