OpenAI Luncurkan Alat Pembuatan Video Sora di Inggris di Tengah Kontroversi Hak Cipta

AKURAT.CO OpenAI resmi merilis Sora, alat AI untuk membuat video, di Inggris. Peluncuran ini berlangsung di tengah perdebatan sengit antara industri teknologi dan kreatif soal penggunaan materi berhak cipta dalam pelatihan AI.
Sora memungkinkan pengguna membuat video hanya dengan deskripsi teks sederhana. Kehadirannya mengejutkan industri film, bahkan membuat Tyler Perry menunda ekspansi studionya karena khawatir AI ini mengurangi kebutuhan lokasi syuting fisik.
Sora kini tersedia untuk pelanggan berbayar ChatGPT di Inggris dan beberapa negara Eropa. OpenAI juga membagikan contoh karya seniman Eropa, termasuk Josephine Miller yang menciptakan video model dengan fauna bioluminescent menggunakan Sora.
Namun, peluncuran Sora menimbulkan pertanyaan serius tentang hak cipta. Beeban Kidron, seorang sutradara dan anggota parlemen Inggris, menyoroti pentingnya regulasi yang melindungi karya kreator.
"Komentar yang dibuat oleh YouTube tahun lalu memperjelas bahwa jika materi berhak cipta diambil tanpa izin untuk membantu melatih Sora," ujarnya, dikutip dari TheGuardian, Sabtu (1/3/2025).
Kontroversi semakin memanas setelah YouTube menegaskan bahwa penggunaan konten mereka untuk melatih AI tanpa izin melanggar ketentuan layanan.
Sora menawarkan fitur-fitur menarik, termasuk berbagai gaya visual seperti film noir dan dunia berbasis balon. Pengguna dapat membuat klip berdurasi 5 hingga 20 detik, yang bisa diperpanjang menjadi video lebih panjang.
OpenAI mengklaim bahwa mereka mematuhi undang-undang hak cipta dan menggunakan berbagai kumpulan data, termasuk yang tersedia untuk umum.
Namun, perdebatan tentang legalitas dan etika penggunaan konten berhak cipta untuk pengembangan AI terus berlanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik








