Sebut Fenomena DeepSeek Berlebihan, CEO DeepMind: Tak Ada Kemajuan Baru

AKURAT.CO Perusahaan AI asal Tiongkok, DeepSeek, terus menjadi perbincangan di kalangan para ahli. Beberapa menyoroti potensi risiko terhadap keamanan nasional dan privasi, sementara yang lain mengapresiasi keunggulan teknologinya.
CEO Google DeepMind, Demis Hassabis, turut mengakui kehebatan DeepSeek, namun menilai bahwa antusiasme terhadapnya terlalu berlebihan. Hassabis menyebut model AI DeepSeek sebagai 'karya yang mengesankan' dan salah satu pencapaian teknik terbaik dari Tiongkok.
Ia menilai keberhasilan perusahaan ini berkat teknik canggih yang berkontribusi pada perubahan di skala geopolitik. Namun, menurutnya, hype yang mengelilingi DeepSeek tidak sepenuhnya beralasan karena model AI tersebut tidak menghadirkan terobosan ilmiah baru.
Baca Juga: OpenAI Siapkan Chipset AI Pertama, Rilis di 2025
"Terlepas dari hype, tidak ada kemajuan ilmiah baru yang sebenarnya, itu menggunakan teknik yang dikenal dalam AI," ujarnya, dikutip dari AndroidHeadlines, Senin (17/2/2025).
Hassabis juga menyoroti masa depan AI yang mengarah pada kecerdasan umum buatan (AGI), yakni AI yang mampu melakukan berbagai tugas setara dengan manusia. Ia memperkirakan teknologi ini bisa terwujud dalam lima tahun ke depan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya regulasi AI yang tepat agar perkembangan teknologi ini tetap terkendali, meskipun tantangan besar masih ada dalam merumuskan aturan yang sesuai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







