AI Penting Bagi Masa Depan, AI3 Siap Beri Masukan untuk Pemerintah

AKURAT.CO Keterlambatan dalam mengadopsi Artificial Intelligence (AI) akan memperbesar kesenjangan ekonomi dan teknologi dengan negara-negara lain.
Hal ini disampaikan pendiri AI3 (Artificial Intelligence Implementation Initiative), Sony Subrata seraya mengusulkan Pemerintah menyiapkan strategi konkret dalam membangun ekosistem AI.
Melihat pentingnya AI bagi masa depan Indonesia, AI3 hadir sebagai platform yang berfokus pada implementasi AI di berbagai sektor.
"AI3 adalah singkatan dari Artificial Intelligence Implementation Initiative, sebuah gerakan masyarakat yang bertujuan memberikan masukan kepada pemerintah Indonesia dalam perencanaan dan implementasi AI, khususnya dalam periode krusial 2025-2045," ujarnya di Jakarta, Senin (03/02/2025).
"Ini adalah periode yang menentukan apakah Indonesia akan menjadi pemain utama dalam AI atau hanya menjadi pasar bagi teknologi asing," tambah Sony.
Melalui AI3, berbagai stakeholder dapat berkolaborasi untuk menciptakan kebijakan yang mendorong inovasi dan implementasi AI yang lebih luas.
Sony menegaskan, jika Indonesia tidak segera membangun ekosistem AI yang kuat, maka negara hanya akan menjadi konsumen teknologi asing tanpa daya saing di tingkat global.
"Oleh karena itu, saatnya Indonesia mengambil langkah maju dan memastikan bahwa AI menjadi motor penggerak inovasi nasional," sebut Sony.
"Dengan strategi yang tepat, kolaborasi lintas sektor, serta regulasi yang mendukung, AI bukan hanya akan membawa perubahan di Indonesia, tetapi juga membuka peluang bagi generasi mendatang untuk bersaing di era digital," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





