Analisa Potensi Keuntungan Manta dan Shiba Inu, Kripto Mana yang Paling Cuan?

AKURAT.CO Sekarang ini, banyak informasi yang menggambarkan analisa dan prediksi dari koin crypto. Salah satu yang menarik dan banyak dibahas adalah Manta Network dan Shiba Inu sebagai memecoin yang paling populer.
Manta Network
Manta Network adalah ekosistem multi modular yang dirancang untuk aplikasi berbasis zero knowledge (ZK), menetapkan standar untuk solusi terdesentralisasi yang inovatif dan aman.
Keunggulan teknologi blockchain terletak pada kemampuannya untuk mendesentralisasikan keuangan dan informasi, namun kekhawatiran seputar privasi tetap ada. Manta hadir untuk mengatasi masalah ini.
Manta memberdayakan pengguna dengan ekosistem yang mulus dan hemat biaya untuk mengembangkan aplikasi ZK, mengatasi tantangan yang dihadapi oleh solusi saat ini, seperti biaya gas yang tinggi, kinerja yang lambat, dan masalah privasi.
Harga Manta sekarang adalah Rp 12.728 (dilansir dari laman Pintu) dengan Volume perdagangan harian Manta Network (MANTA) mencapai Rp 847, 36 miliar atau US$33.703.914 dalam 24 jam terakhir.
Artinya mengalami kenaikan sebesar 49,50% dibandingkan dengan hari sebelumnya, yang menunjukkan peningkatan dalam aktivitas pasar.
Sebagai perbandingan, maka harga Manta pernah mengalami harga tertinggi sepanjang masa yang terjadi pada 12 Maret 2024 yang mencapai US$4,05.
Jika dibandingkan saat ini maka harga tersebut 80,63% lebih rendah dibandingkan dengan harga tertinggi yang pernah dicapai.
Hal sebaliknya juga dialami Manta, harga Manta terendah sepanjang waktu terjadi pada 5 Agustus 2024 adalah US$0,5607.
Maka jika dibandingkan dengan hari ini, harga Manta mengalami kenaikan 39,94% dari harga terendah sepanjang waktu.
Sementara itu, untuk kapitalisasi pasar Manta Network (MANTA) saat ini adalah Rp 6.05 triliun atau US$295.142.453.
Kapitalisasi pasar diukur dengan mengalikan harga token dengan pasokan token MANTA yang beredar (380 Juta token yang dapat diperdagangkan di pasar hari ini).
Shiba Inu
Shiba Inu adalah nama sebuah token crypto yang juga dikenal sebagai SHIB. Token crypto ini dirilis pada tahun 2020 oleh Ryoshi.
Shiba Inu menggunakan karakter anjing dari Jepang yang dikenal Shiba Inu. Bahkan saat ini Shiba Inu terkenal dalam komunitas crypto.
Sejarah Shiba Inu tidak bisa lepas dari keberadaan Dogecoin yang lebih dulu terkenal di internet, yang diluncurkan pada tahun 2013. Meme tersebut menampilkan foto seekor anjing Shiba Inu dengan tulisan Doge di atasnya.
Meme tersebut akhirnya dikenal sebagai simbol lelucon dan hiburan. Dari sinilah Shiba Inu lahir untuk membunuh karakter Doge. Kepopuleran Shiba Inu pun menanjak pada tahun 2021, dimana Elon Musk membuat tweet yang mendukung Shiba Inu.
Hasilnya harga Shiba Inu pun melonjak tajam. Tak hanya itu, Shiba Inu didukung oleh komunitas yang kuat. Mereka sering mengadakan acara dan promosi untuk mempromosikan Shiba Inu, dan mereka juga saling mendukung satu sama lain.
Dilansir dari Pintu, harga koin Shiba Inu saat ini mencapai Rp 0,36340843, dengan volume perdagangan harian Shiba Inu (SHIB) mencapai US$528.934.977 atau Rp 13,94 triliun dalam 24 jam terakhir.
Artinya Shiba Inu mengalami peningkatan sebesar 62,90% dibandingkan sehari sebelumnya, yang menandakan adanya lonjakan dalam aktivitas pasar.
Sedangkan untuk harga tertinggi Shiba Inu terjadi pada 28 Oktober 2021 dengan harga mencapai US$0,00008616. Jika dibandingkan dengan harga saat ini turun 74,04% dari harga tertinggi sepanjang waktu.
Sementara itu, Shiba Inu juga mengalami harga terendah pada 20 November 2020 mencapai US$0,0105637. Jika dibandingkan maka harga SHIB mengalami kenaikan hingga 39.678.347,13% dari harga terendah sepanjang masa.
Untuk kapitalisasi pasar Shiba Inu (SHIB) saat ini adalah US$13.166.845.349 atau RP 244,37 triliun. Kapitalisasi pasar ini dihitung dengan mengalikan harga token dengan jumlah pasokan token SHIB yang beredar, yaitu 590 Triliun token yang dapat diperdagangkan saat ini.
Valuasi terdilusi penuh (FDV) dari Shiba Inu (SHIB) adalah Rp 244,47 triliun atau US$13.172.503.319. Ini mencerminkan estimasi maksimal dari kapitalisasi pasar jika semua 590 Triliun token SHIB beredar.
Namun, tergantung pada jadwal distribusi token SHIB, mungkin akan memakan waktu bertahun-tahun sebelum FDV ini terwujud.
Untuk kinerja harga Shiba Inu mengalami kenaikan sebesar 4,60% dalam 7 hari terakhir, menjadikannya sebagai yang terburuk di pasar mata uang crypto global yang naik 8,20%.
Namun, SHIB menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan mata uang crypto dalam indeks GMCI 30 yang tidak mengalami perubahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







