Awas! Penipu Gunakan Peringatan Kalender Google Palsu untuk Curi Data Rekening Bank

AKURAT.CO Para penjahat siber kini menggunakan taktik baru dengan memanfaatkan fitur Kalender Google untuk menipu pengguna Gmail dan mencuri detail rekening bank mereka.
Ancaman ini terungkap oleh Check Point yang melaporkan adanya sekitar 4.000 peringatan palsu yang dikirim ke akun Gmail dalam sebulan terakhir.
Peringatan palsu ini dikemas dalam bentuk undangan kalender yang terlihat seperti berasal dari perusahaan ternama.
Dalam undangan tersebut, terdapat tautan ke Formulir Google, Gambar Google, atau tautan lain yang tampak seperti reCAPTCHA atau halaman dukungan.
Namun, tautan ini sebenarnya mengarahkan pengguna ke situs palsu yang menyerupai halaman dukungan bitcoin atau platform penambangan mata uang kripto.
Di halaman tersebut, pengguna diminta untuk menyelesaikan proses otentikasi palsu dengan memasukkan informasi pribadi hingga rincian pembayaran.
Akibatnya, peretas dapat mengakses rekening bank korban dan mencuri uang mereka.
Dikutip dari Metro.co.uk, Selasa (14/1/2025), Check Point mengungkapkan bahwa sekitar 300 nama perusahaan digunakan oleh pelaku untuk menipu pengguna.
Google sendiri telah menyadari penipuan ini dan menyarankan pengguna Gmail untuk mengaktifkan pengaturan 'pengirim yang diketahui' di Kalender Google.
Fitur ini akan memberi peringatan kepada pengguna jika menerima undangan dari seseorang yang tidak ada dalam daftar kontak atau belum pernah berinteraksi sebelumnya.
Tetap waspada dan tingkatkan pengaturan keamanan untuk melindungi data pribadi Anda dari serangan siber.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






