Akurat

iPhone 17 Pro Dikabarkan Beralih dari Bahan Titanium, Kenapa?

Petrus C. Vianney | 2 Desember 2024, 15:54 WIB
iPhone 17 Pro Dikabarkan Beralih dari Bahan Titanium, Kenapa?

AKURAT.CO Apple dikabarkan akan mengganti bingkai titanium pada iPhone 17 Pro dan Pro Max yang dirilis tahun depan.

Keputusan ini dilaporkan dipengaruhi oleh potensi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Menurut tipster Jukanlosreve, kebijakan dagang Presiden Donald Trump yang kembali menjabat di Gedung Putih bisa menjadi alasan utama perubahan ini.

Tiongkok, sebagai produsen titanium terbesar di dunia, kemungkinan akan membalas kebijakan tarif dengan tindakan serupa, yang dapat membuat titanium semakin mahal. Selain dampak geopolitik, faktor lain yang memengaruhi keputusan ini adalah nilai praktis titanium.

Meskipun lebih mahal daripada baja tahan karat, titanium tidak memberikan pengurangan berat yang signifikan. Misalnya, iPhone 15 Pro hanya 9 persen lebih ringan dibandingkan iPhone 14 Pro.

Apple kemungkinan akan menggunakan aluminium sebagai alternatif. Aluminium lebih ringan daripada baja tahan karat, meskipun tidak sekuat material tersebut.

Dikutip dari Phonearena.com, Minggu (1/12/2024), hal ini juga sejalan dengan tren smartphone yang semakin mengutamakan bobot ringan, seperti yang terlihat pada rumor iPhone 17 Air dan Galaxy S25 Slim.

Namun, keputusan ini mungkin menimbulkan kekhawatiran terkait daya tahan. Baja tahan karat lebih tahan lama dibandingkan aluminium, sehingga perubahan ini bisa menjadi tantangan dalam menjaga kualitas perangkat.

Ada juga spekulasi bahwa titanium mungkin berkontribusi pada masalah panas berlebih pada flagship Apple sebelumnya. Meskipun keluhan tersebut telah mereda berkat sistem pendingin baru pada iPhone 16 Pro, kemungkinan titanium tetap menjadi faktor penyebabnya.

Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait perubahan material ini. Namun, keputusan ini menunjukkan bahwa strategi desain Apple terus berkembang, mempertimbangkan faktor geopolitik, efisiensi material dan pengalaman pengguna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.