Akurat

Chip AI Huawei Tumbuh Pesat, Nvidia Perlu Waspada di China

Petrus C. Vianney | 3 Oktober 2024, 17:10 WIB
Chip AI Huawei Tumbuh Pesat, Nvidia Perlu Waspada di China

AKURAT.CO Huawei kini tengah menguji chip AI terbarunya, Ascend 910C, dengan sejumlah calon klien di China. Chip ini dirancang sebagai alternatif tangguh untuk GPU kelas atas Nvidia, terutama setelah pembatasan AS membatasi penjualan Nvidia di negara tersebut.

Beberapa perusahaan server besar di China sudah menerima sampel Ascend 910C untuk pengujian dan konfigurasi perangkat keras.

Ascend 910C merupakan versi yang lebih canggih dari chip sebelumnya, Ascend 910B, yang telah digunakan secara luas di China sebagai pengganti chip A100 Nvidia untuk pelatihan AI di berbagai industri.

Dikutip dari Gizmochina.com, Rabu (2/10/2024), sejak Agustus 2022, sanksi AS melarang Nvidia menjual GPU A100 dan H100 ke China.

Sebagai respons, Nvidia merilis versi modifikasi seperti A800 dan H800, namun ini juga menghadapi pembatasan lebih lanjut di tahun 2023.

Meski begitu, Nvidia masih menjadi pemain utama di pasar AI China, dengan chip terbaru seperti H20 dan L20 diharapkan mendongkrak penjualan hingga US$12 miliar pada 2024.

Sanksi AS terhadap Nvidia membuka peluang bagi Huawei untuk memperkuat infrastruktur AI di China. Huawei, lewat dua bisnis komputasi yang dibangun dalam lima tahun terakhir, terus mendorong inovasi di industri AI domestik.

Meskipun chip Huawei seperti Ascend 910C memiliki potensi besar, perusahaan masih menghadapi tantangan, termasuk ketergantungan pada model chip lama dan integrasi dengan layanan lain.

Namun, jika Huawei terus berinovasi, bukan tidak mungkin perusahaan ini akan menjadi pesaing kuat Nvidia di pasar AI China, khususnya di tengah upaya menuju swasembada semikonduktor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.