Mau Bangun Usaha di Era Digital? Pahami Juga Etika hingga Keamanan Siber

AKURAT.CO Dalam rangka program Literasi Digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyelenggarakan kegiatan chip-in mengenai penguatan keterampilan digital masyarakat Indonesia bernama #MakinCakapDigital 2024 untuk segmen komunitas di wilayah Jawa Tengah dengan tema "Berani Bangun Usaha di Era Digital" pada Sabtu (3/8/2024).
Kali ini hadir pembicara program kegiatan chip-in Literasi Digital #MakinCakapDigital di tahun 2024 yang ahli di bidangnya untuk berbagai bidang antara lain Bevaola Kusumasari yang merupakan Sekjen IAPA dan Dosen Senior Departemen Manajemen & Kebijakan Publik Fisipol UGM, Djaka Dwiandi seorang Desainer & Fotografer, serta Iponk Sosronadi Goenturmadu dari Yogyakarta Vintage T-Shirt Enthusiast.
Dengan fakta itu, peluang untuk membangun usaha di ranah digital kian mudah, salah satunya yang diungkap Iponk Sosronadi Goenturmadu dari Yogyakarta Vintage dan T-Shirt Enthusiast.
"Bisa dikatakan kaus vintage ini segmented, tidak semua orang paham. Hanya penggemar dan kebanyakan produk ini masuk dalam kategori kolektor dan komunitas," ungkap Sosronadi.
Namun seiring waktu penggemar kaus vintage bertambah karena maraknya public figure yang memburunya. Keunggulan dari sisi orisinalitas membuat jika ingin membuat usaha ini, pemilik brand untuk mengulik produk dan menjalin relasi sesama seller di ruang digital karena memang pemasaran kaos ini menggunakan berbagai macam media sosial yang sangat umum.
"Tantangannya penerapan kreativitas dan inovasi pemasaran ini lebih ke komunitas yang memanfaatkan ruang digital untuk menjadi media jual beli," katanya lagi.
Baca Juga: Atasi Kesenjangan Talenta, Kominfo Bangun Digital Talent Center di 34 Provinsi
Adapun mengenai fast fashion dengan produksi kaus yang terus-menerus, kaus vintage juga bisa didapat dengan cara lelang di virtual flea, karena bahkan orang awam akan berpikir bahwa kaus vintage memiliki "value" berbeda.
Tapi Iponk mengatakan bahwa penguatan jejaring di komunitas termasuk lewat digital adalah cara yang membuat usaha kaus vintage bisa terus eksis.
Terkait dengan mempromosikan usaha di ruang digital, Bevaola Kusumasari mengatakan pemilik brand harus menaati etika digital. "Etika dan batasan dalam membuat konten promosi digital sangat penting bagi UMKM," katanya di kesempatan yang sama.
Secara etis, penerapan etika bisnis saat memasarkan produk di media sosial antara lain harus transparan atau terbuka tentang sifat produk atau layanan yang ditawarkan dengan memberikan informasi produk secara lengkap dan akurat.
"Tunjukkan keaslian brand dan nilai-nilai yang dianut. Hindari menciptakan persona yang tidak mencerminkan realitas perusahaan atau produk," katanya memberi saran.
Kemudian Djaka Dwiandi menambahkan tentang keamanan digital saat bertransaksi atau berjualan online. Ia mencontohkan isu seperti kasus seperti phising, data leak, social engineering, malware, sampai account take over (pengambilalihan akun).
"Untuk mencegahnya, backup data berkala, gunakan jaringan aman, lakukan pembaruan perangkat lunak secara berkala, pantau dan audit data secara reguler, serta penggunaan fasilitas keamanan seperti otentifikasi dua faktor," paparnya.
Lebih lanjut ia mengatakan kesadaran akan keamanan siber sangatlah perlu bagi mereka yang mengembangkan bisnis secara digital. Diperlukan juga manajemen akses dengan mengatur dan membatasi akses ke data sensitif hanya untuk pegawai yang membutuhkan, serta membuat pelatihan prosedur respons cepat terhadap insiden keamanan.
"Sesi pelatihan berkala bisa dilakukan untuk memastikan pemilik usaha dan pegawai tetap up to date dengan ancaman dan praktik keamanan terbaru lewat seminar, workshop, webinar, atau e-learning tentang keamanan siber," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







