Heboh Asteroid Hantam Bumi pada 12 Juli 2038, Begini Faktanya

AKURAT.CO Netizen dihebohkan beredarnya konten unggahan di media sosial Facebook berisi informasi pernyataan dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA. Hal itu lantaran bumi disebut akan dihantam asteroid pada 12 Juli 2038.
Dilansir dari laman resmi Kominfo, hasil penelusuran Tim AIS menemukan fakta, klaim dalam unggahan tersebut tidak benar. Dari cekfakta.com, narasi yang beredar merupakan pemahaman yang keliru dari materi Latihan Tabletop Antarlembaga Pertahanan Planet.
Latihan ini diadakan NASA setiap dua tahun sekali yang bertujuan untuk menilai kemampuan Amerika Serikat dalam menghadapi dampak dan potensi bahaya asteroid atau komet.
Selama latihan, para peserta mempertimbangkan potensi respons nasional dan global terhadap skenario hipotetis ketika asteroid yang belum pernah terdeteksi sebelumnya teridentifikasi dan menurut perhitungan awal memiliki peluang 72 persen untuk menabrak Bumi dalam waktu sekitar 14 tahun (2038).
Sementara itu, dari akun X/Twitter resmi milik NASA @NASA, tidak ada ancaman dampak asteroid yang signifikan di masa mendatang. Latihan di atas meja ini diadakan setiap dua tahun sekali untuk mendukung strategi pertahanan planet NASA.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







