Akurat Logo

Cara Mengatur Kontrol Orang Tua di Deretan Media Sosial Populer

Petrus C. Vianney | 9 Juli 2024, 12:56 WIB
Cara Mengatur Kontrol Orang Tua di Deretan Media Sosial Populer

AKURAT.CO Kontrol orang tua di media sosial kini menjadi perhatian penting. Meskipun hampir semua platform besar menawarkan fitur ini, banyak orang tua yang belum memanfaatkannya.

Pada akhir 2022, kurang dari 10 persen remaja di Instagram telah mengaktifkan kontrol orang tua. Kontrol ini penting untuk melindungi anak dari potensi bahaya media sosial, namun sayangnya tidak diaktifkan secara otomatis.

Dikutip dari Techcrunch.com, Senin (8/7/2024), berikut adalah cara mengatur kontrol orang tua di beberapa platform media sosial yang populer:

1. Instagram
Instagram menawarkan kontrol orang tua melalui fitur Pusat Keluarga. Orang tua dan remaja harus setuju untuk mengaktifkan fitur ini.

Orang tua dapat memantau waktu penggunaan, menetapkan batas waktu harian, menambahkan waktu istirahat dan melihat daftar pengikut serta laporan yang dikirimkan oleh remaja.

2. TikTok
TikTok memberikan kontrol orang tua yang lebih ketat dibandingkan platform lain. Melalui fitur Family Pairing, orang tua dapat mengatur batas waktu penggunaan, membisukan notifikasi dan membatasi konten tertentu.

Orang tua juga dapat mengontrol siapa yang dapat mengomentari dan melihat video remaja.

Baca Juga: Tips Menjaga Anak Tetap Aman di Media Sosial

3. Snapchat
Snapchat menawarkan akses ke Pusat Keluarga, memungkinkan orang tua melihat dengan siapa anaknya berteman dan berkomunikasi.

Orang tua juga dapat membatasi akses ke konten sensitif dan melaporkan akun yang mencurigakan. Namun, orang tua tidak dapat memantau waktu penggunaan.

4. Discord
Discord memiliki Pusat Keluarga yang menyediakan ringkasan aktivitas mingguan anak. Orang tua dapat melihat komunitas dan teman baru remaja, tetapi tidak dapat melihat isi percakapan.

Discord kini mulai diawasi lebih ketat terkait eksploitasi anak.

5. Facebook
Di Facebook, kontrol pengawasan sama dengan Instagram. Orang tua dapat memantau waktu penggunaan, mengatur jadwal istirahat dan melihat teman serta pengaturan privasi anak mereka.

6. X (Twitter)
X tidak menawarkan kontrol orang tua. Meskipun melarang pengguna di bawah 13 tahun, banyak yang berbohong tentang usia mereka. Platform ini terkenal dengan konten dewasa dan kurangnya filter terhadap ujaran kebencian.

Meskipun masing-masing platform memiliki cara yang berbeda dalam menerapkan kontrol orang tua, semuanya menekankan pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak.

Mengaktifkan dan memanfaatkan kontrol ini dapat membantu melindungi anak dari risiko media sosial.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.