Edu Farmers International Foundation Kenalkan Elearning Pertanian 'ELC'

AKURAT.CO Edu Farmers International Foundation atau Edufarmers, organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk memajukan sektor pertanian Indonesia mengumumkan peluncuran Edufarmers Learning Center (ELC). ELC merupakan platform elearning inovatif dan komprehensif yang dirancang untuk memupuk pengetahuan dan memberdayakan komunitas, membuka jalan menuju masa depan pertanian yang berkelanjutan dan sejahtera.
Ignatius Egan Jonatan selaku Head of Agri Services Edufarmers mengatakan ELC dimaksudkan sebagai platform terintegrasi yang bukan hanya menargetkan para petani saja, melainkan juga untuk orang-orang yang tertarik dengan pertanian dan baru mau mencoba bergerak di industri ini.
"Edufarmers saat ini juga sudah memberikan edukasi melalui program Bertani dan Plaza Bertani yang dilakukan secara langsung di lapangan, selain itu juga sudah ada di social media platform yang bisa diakses. Namun, ELC dirancang dengan berbagai fitur menarik yang menunjang edukasi, istilahnya seperti one stop platform yang fokus di pertanian," jelasnya.
Fitur utama yang saat ini sudah bisa diakses adalah kursus, perpustakaan, artikel dan wiki. ELC menyediakan berbagai kursus online yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menarik dan efektif.
Baca Juga: Pj Gubernur Agus Fatoni Gandeng Pupuk Indonesia Kembangkan Potensi Pertanian Sumsel
Kursus ini menggabungkan berbagai metode belajar, seperti tutorial video, materi bacaan komprehensif, dan kuis interaktif. Topik yang ditawarkan pun beragam, mulai dari budidaya berbagai komoditi pertanian, pemeliharaan ayam broiler, hingga dasar analisis data.
ELC dilengkapi dengan perpustakaan dan artikel informatif yang dikurasi dengan cermat untuk mengikuti tren, tips, dan praktik terbaik terbaru dalam pertanian. Perpustakaan ELC menawarkan modul dan jurnal ilmiah pertanian dari riset terkini yang dilakukan oleh para peneliti Edufarmers. Sedangkan, fitur artikel fokus untuk berbagi informasi, berita, dan cara praktis bertani.
ELC akan segera meluncurkan fitur ulasan produk pertanian yang independen dan terpercaya, membantu pengguna dalam mengambil keputusan tepat terkait pemilihan produk pertanian yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.
“Kami sangat terbantu dengan adanya ELC ini, Edufarmers banyak memberikan inspirasi dan solusi dari permasalahan pertanian yang kami hadapi. Kami berharap agar ELC semakin besar dan semakin banyak berdampak ke petani-petani seperti kami,” ungkap Suhariyono, Petani Jagung Mojokerto sebagai salah satu petani yang sudah merasakan pengalaman pembelajaran ELC pada masa percobaan.
ELC bukan hanya platform e-learning biasa, tetapi juga sebuah komunitas yang bertujuan untuk menghubungkan dan memberdayakan para pemangku kepentingan di bidang pertanian. ELC menyediakan ruang kolaborasi dan berbagai peluang lainnya untuk membantu para anggotanya berkembang dan mengoptimalkan potensi mereka.
Dengan menyediakan akses yang lebih mudah ke pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan, Edufarmers yakin bahwa ELC dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi sektor pertanian Indonesia, dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas, pendapatan petani, dan mendorong inovasi pertanian Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







