Akurat

Fitur Baru, Pengguna Google Maps Akan Tetap Terlacak Meski Lokasi Tanpa Internet

Petrus C. Vianney | 19 April 2024, 20:56 WIB
Fitur Baru, Pengguna Google Maps Akan Tetap Terlacak Meski Lokasi Tanpa Internet

AKURAT.CO Google Maps telah mengumumkan fitur revolusioner yang memungkinkan pengguna tetap terhubung dan terlacak bahkan di tempat-tempat tanpa akses internet.

Dikutip dari 9to5google.com, Jumat (19/4/2024), Google Maps akan mengandalkan konektivitas satelit ketika pengguna tidak dapat terhubung ke Wi-Fi atau jaringan seluler. Fitur ini bisa menjadi penyelamat nyawa terutama untuk mereka yang berada di lokasi terpencil atau di luar jangkauan jaringan.

Referensi kode baru dalam Google Maps beta v11.125 mengungkapkan bahwa aplikasi akan mampu menentukan lokasi pengguna melalui konektivitas satelit. Pengguna bahkan akan memiliki opsi untuk memperbarui lokasi mereka setiap 15 menit hingga lima kali sehari menggunakan konektivitas satelit.

Baca Juga: Ramai Tren Berbagi Google Maps di TikTok, Begini Caranya!

Namun, penting untuk dicatat bahwa fitur ini hanya akan berfungsi pada perangkat dengan kemampuan konektivitas satelit. Spekulasi menunjukkan bahwa seri Google Pixel 9, iPhone 14 dan iPhone 15 kemungkinan akan mendukung fitur ini.

Selain itu, ada rumor bahwa Android 15 akan mendukung SMS berbasis satelit, memberikan keunggulan bagi pengguna Android. Dengan fitur ini, pengguna dapat mengirim pesan teks melalui SMS berbasis satelit, bukan hanya untuk kepentingan darurat.

Dengan perkembangan ini, Google tampaknya akan menjadi pionir dalam penggunaan konektivitas satelit untuk navigasi dan komunikasi. Antisipasi terbangun menjelang acara besar berikutnya, Google I/O, yang dijadwalkan pada tanggal 14 Mei.

Diharapkan akan ada pengungkapan lebih lanjut tentang rencana Google dalam menghadirkan teknologi ini kepada pengguna.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.