Awas! Penjahat Siber Semakin Mencengkeram Bisnis di Asia Tenggara dengan Phishing

AKURAT.CO - Teknologi anti-phishing Kaspersky melaporkan hampir 500.000 percobaan phishing di perangkat bisnis di Asia Tenggara pada tahun 2023, dengan fokus utama pada sektor keuangan seperti e-commerce, perbankan dan sistem pembayaran.
Phishing, praktek penipuan online, merayu pengguna untuk mengungkapkan informasi pribadi atau mengakses perangkat dengan menyamar sebagai entitas yang tepercaya. Skema ini dapat mengarah pada pencurian informasi atau infeksi malware.
Phishing finansial adalah varian khusus yang menargetkan perbankan, sistem pembayaran dan toko online. Di Asia Tenggara, Filipina dan Malaysia mencatatkan jumlah tertinggi dalam serangan ini.
"Penjahat dunia maya membuat pesan phishing atau sumber daya penipuan menjadi lebih meyakinkan. Akibatnya, sulit membedakan antara penipuan dan komunikasi yang sah," ujar Yeo Siang Tiong selaku General Manager Asia Tenggara di Kaspersky, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Selasa (19/3/2024).
Di antara negara-negara di kawasan ini, Filipina menempati peringkat tertinggi dalam jumlah serangan phishing finansial, diikuti oleh Malaysia, Indonesia dan Vietnam. Thailand dan Singapura mencatat jumlah serangan paling sedikit.
Menanggapi ancaman ini, Yeo Siang Tiong, menyoroti pentingnya solusi keamanan yang kuat dan edukasi karyawan. Dia merekomendasikan langkah-langkah seperti:
- Melibatkan pemimpin perusahaan dalam pemahaman tentang keamanan siber melalui simulasi interaktif.
- Memanfaatkan layanan ahli untuk mengidentifikasi dan mengatasi celah keamanan.
- Menginstal solusi keamanan perusahaan seperti Kaspersky Endpoint Security untuk mencegah aktivitas berbahaya.
Dengan demikian, kesadaran dan langkah-langkah proaktif dalam menghadapi serangan siber menjadi semakin penting bagi perusahaan di Asia Tenggara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








