Elon Musk Tolak Ajakan Hamas Lihat Dampak Kehancuran di Gaza, Ini Alasannya

AKURAT.CO - Hamas, dalam menghadapi serangan Israel, mengundang Elon Musk ke Jalur Gaza untuk melihat kerusakan yang disebabkan oleh serangan militer. Namun, Musk menolak.
Osama Hamdan, pejabat senior Hamas, mengundang Musk pada hari Selasa, tetapi Musk menuliskan bahwa situasi di sana terlalu berbahaya untuk dikunjungi.
"Sepertinya sedikit berbahaya di sana saat ini, tetapi saya percaya bahwa Gaza yang berkembang dalam jangka panjang baik untuk semua pihak," tulis Musk di X.
Sebelumnya, Musk mengunjungi kibbutz yang menjadi sasaran serangan Hamas, mengekspresikan tekadnya untuk menghentikan penyebaran kebencian.
Hamdan juga mengajak Musk untuk mengunjungi Palestina guna mendapatkan pandangan yang lebih luas terkait situasinya.
Hamdan menegaskan bahwa Israel telah menyebabkan kerusakan besar dengan ribuan ton bahan peledak yang dijatuhkan ke rumah-rumah warga Gaza dalam 50 hari terakhir.
Musk, yang baru-baru ini dikritik karena konten anti-Semitisme di media sosialnya, mengunjungi Israel dan menyatakan bahwa negara itu tidak memiliki opsi selain melawan Hamas.
Selama kunjungannya, ia juga mencapai kesepakatan bahwa pengoperasian satelit Starlink di Israel, termasuk Gaza, memerlukan izin Kementerian Komunikasi Israel.
Pejabat Hamas meminta AS untuk meninjau kembali hubungan dengan Israel dan menghentikan pasokan senjata. Mereka juga mendesak bantuan internasional untuk evakuasi korban dari reruntuhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








