Tak Kunjung Rampung, Ketua KPI Usul RUU Penyiaran Cukup Atur Hal Makro

AKURAT.CO, Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran belum juga rampung. Padahal, bentuk-bentuk penyiaran makin marak dilakukan melalui media sosial maupun media baru seperti YouTube dan lain-lain.
Sementara, aturan yang ada belum bisa dijadikan pengawal dalam menjaga agar konten-konten tersebut tidak mengganggu kepentingan publik.
“KPI terus mengupayakan agar regulasi penyiaran ini segera diselesaikan,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio dalam diskusi dengan tema 'Bijak dan Cerdas Siaran Melalui Media Sosial'.
Ia menyarankan agar UU tersebut mengatur hal-hal yang makro saja.
"Ketentuan lebih detil dan teknis dapat dibuat dalam bentuk peraturan pemerintah," tukasnya.
Salah satu ide itu ia usulkan agar proses penyusunan RUU Penyiaran bisa lebih cepat rampung. Sementara itu, dosen dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, Rizka Septiana menuturkan keluarga bisa menjadi pintu masuk untuk literasi digital.
Di tengah proses penyusunan aturan mengenai penyiaran melalui media baru, menurutnya Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dimana masyarakat harus turut berkontribusi aktif.
Rizka menyarankan tiap orang mengedukasi keluarganya.
"Langkah ini lebih produktif dan berguna dalam menyikapi kemajuan teknologi serta luasnya desakan untuk melakukan literasi digital," pungkas dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar




