Cara Lengkap dan Mudah Mengembalikan WhatsApp yang Diretas

AKURAT.CO WhatsApp tetap menjadi aplikasi pesan paling populer untuk kebutuhan komunikasi pribadi maupun pekerjaan. Namun, popularitas ini membuat banyak pengguna menjadi target kejahatan siber, termasuk pembajakan akun dan pencurian data.
Banyak pengguna melaporkan akun WhatsApp yang keluar sendiri atau menampilkan aktivitas mencurigakan. Kondisi ini biasanya menandakan akun diretas, terutama jika ada pesan otomatis, perubahan foto profil, atau perangkat asing di Linked Devices.
Jika WhatsApp benar-benar diretas, pengguna harus segera melakukan langkah pemulihan. Tindakan cepat sangat penting untuk mencegah peretas menyalahgunakan akun untuk penipuan atau penyebaran tautan berbahaya.
1. Install Ulang dan Login Ulang ke WhatsApp
Langkah pertama untuk mengambil alih kembali akun yang diretas adalah menginstal ulang aplikasi dan melakukan login ulang. Metode ini memaksa perangkat lain keluar dari akun.
Caranya:
- Hapus aplikasi WhatsApp dari perangkat.
- Unduh kembali aplikasi WhatsApp dari Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan login menggunakan nomor telepon yang sama.
- Masukkan kode OTP yang dikirim melalui SMS atau panggilan.
- Setelah berhasil masuk, perangkat peretas akan otomatis terputus.
2. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification)
Dikutip dari laman resmi WhatsApp, Selasa (9/12/2025), fitur ini memberi lapisan keamanan tambahan agar akun tidak mudah diambil alih kembali.
Caranya:
- Buka menu Pengaturan di aplikasi WhatsApp.
- Pilih Akun.
- Tekan Verifikasi Dua Langkah.
- Aktifkan fitur dan buat PIN enam digit.
- Tambahkan email pemulihan untuk berjaga-jaga jika lupa PIN.
3. Laporkan ke Pusat Bantuan WhatsApp
Jika tidak bisa login sama sekali, segera hubungi tim dukungan WhatsApp untuk menonaktifkan atau memulihkan akun.
Caranya:
- Kirim email ke [email protected].
- Pada bagian subjek, tulis: 'My WhatsApp account got hacked' atau 'Lost/Stolen: Please deactivate my account'.
- Jelaskan kronologi kejadian sejelas mungkin.
- Sertakan nomor telepon dalam format internasional, misalnya +6281234567890.
- Tunggu balasan resmi dari WhatsApp untuk langkah pemulihan selanjutnya.
4. Periksa Sesi WhatsApp Web yang Masih Aktif
Peretas sering memanfaatkan WhatsApp Web untuk mengawasi percakapan tanpa disadari pengguna.
Caranya:
- Buka Pengaturan di WhatsApp.
- Pilih Linked Devices atau WhatsApp Web/Desktop.
- Lihat daftar perangkat yang terhubung.
- Jika ada perangkat mencurigakan, tekan Log Out atau Keluar dari Semua Perangkat.
5. Beri Tahu Kontak Terdekat
Menginformasikan orang terdekat mencegah mereka menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan kamu.
Caranya:
- Kirim pesan peringatan melalui SMS, telepon, atau media sosial.
- Beri tahu bahwa akun WhatsApp sedang diretas.
- Minta mereka mengabaikan pesan mencurigakan yang mengatasnamakan kamu.
6. Ganti Kata Sandi Email yang Terhubung
Email sering digunakan peretas sebagai pintu kedua untuk menguasai akun WhatsApp.
Caranya:
- Masuk ke akun email yang terhubung ke WhatsApp.
- Ganti kata sandi dengan kombinasi yang kuat dan unik.
- Aktifkan juga verifikasi dua langkah pada email untuk perlindungan tambahan.
Dengan mengikuti cara di atas, peluang untuk memulihkan akun WhatsApp yang diretas akan jauh lebih besar. Tetap waspada dengan keamanan digital dan manfaatkan fitur perlindungan yang tersedia agar data pribadi tetap aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







