Komdigi Dorong Kerja Sama Regional untuk Perkuat Keamanan Siber di Asia Tenggara

AKURAT.CO Kemajuan teknologi digital dinilai membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Namun di sisi lain, peningkatan ancaman siber membuat setiap negara perlu memperkuat ketahanan digital dan memperluas kerja sama regional.
"Transformasi digital dan keamanan siber harus dijalankan secara bersamaan. Keduanya saling bergantung satu sama lain," ujar Nezar Patria selaku Wakil Menteri Komunikasi dan Digital dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (16/10/2025).
Menurut Nezar, keamanan siber kini menjadi isu strategis bagi negara-negara Asia Tenggara. Ia menilai, tanpa keamanan yang kuat, transformasi digital tidak akan berjalan optimal dan justru dapat mengancam stabilitas kawasan.
Baca Juga: Kamboja Akan Deportasi 59 Warga Korea Selatan yang Terlibat Penipuan Siber
Nezar memaparkan tiga fokus utama dalam memperkuat kolaborasi regional di kawasan Asia Tenggara. Fokus pertama adalah peningkatan perlindungan infrastruktur kritis dan kedaulatan data, yang disebutnya sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan ekonomi digital.
Fokus kedua, lanjut Nezar, yaitu membangun ketahanan regional terhadap ancaman siber yang kian kompleks. Ancaman seperti misinformasi, disinformasi dan serangan terkoordinasi lintas negara disebut tidak bisa dihadapi secara individual oleh satu negara saja.
"Ancaman seperti misinformasi, disinformasi, dan serangan siber terkoordinasi tidak mengenal batas negara," tegas Nezar.
Ketiga, Ia mendorong penguatan inovasi digital lokal dan kemitraan industri agar negara-negara di kawasan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga produsen. Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kedaulatan digital.
Ia juga berharap hasil dari dialog kebijakan ini dapat diwujudkan dalam proyek konkret yang memperkuat hubungan antara industri. "Hasil strategis yang diharapkan adalah terbentuknya komunitas kerja sama keamanan jangka panjang," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








