Google Tambah Dukungan 50 Bahasa di Fitur Audio Overviews, Termasuk Bahasa Indonesia dan Jawa

AKURAT.CO Google menambahkan lebih dari 50 bahasa ke fitur Audio Overviews di NotebookLM, termasuk Bahasa Indonesia dan Jawa. Didukung teknologi suara Gemini AI, fitur ini kini tersedia di lebih dari 200 negara.
Fitur Audio Overviews membuat pengguna dapat mengubah teks, dokumen, atau tautan dari situs dan YouTube menjadi ringkasan audio. Pembaruan ini memudahkan akses informasi dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa lokal.
Google juga menambahkan opsi 'Bahasa Output' di menu pengaturan NotebookLM. Dengan fitur Audio Overviews, pengguna bisa memilih bahasa hasil ringkasan, baik dalam bentuk audio maupun teks.
Fitur ini berguna bagi guru dan tenaga pendidik yang menangani materi dalam berbagai bahasa. Hal ini membuat guru dapat menyajikan ringkasan pelajaran yang mudah dipahami siswa.
Misalnya, materi pelajaran berbahasa asing dapat diringkas ke dalam Bahasa Indonesia. Hal ini membantu siswa lebih mudah memahami isi materi yang disampaikan.
Fitur ini akan terus dikembangkan seiring masukan dari para pengguna. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengalaman dan aksesibilitas bagi semua kalangan, sebagaimana dikutip dari laman resmi Google, Minggu (4/5/2025).
Berikut adalah beberapa cara menggunakan fitur Audio Overviews:
1. Buka https://notebooklm.google lewat browser.
2. Login dengan akun Google.
3. Masuk ke pengaturan dan pilih 'Bahasa Output'.
4. Klik 'Buat baru' untuk mengunggah dokumen atau referensi.
5. Pilih 'Ringkasan Audio' untuk mendapatkan ringkasan dalam bentuk audio sesuai bahasa yang dipilih.
Fitur Audio Overviews membuat proses belajar, mengajar, hingga riset jadi lebih mudah diakses oleh siapa saja dengan menggunakan bahasa yang paling dipahami.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November






