Vipps, Pesaing Pertama Apple Pay di iPhone dari Norwegia

AKURAT.CO Vipps, aplikasi pembayaran seluler asal Norwegia, menjadi pihak ketiga pertama yang menawarkan fitur tap-to-pay di iPhone.
Dengan memanfaatkan ekosistem iOS yang lebih terbuka berkat peraturan Uni Eropa (UE), aplikasi ini membuat pengguna Norwegia dapat melakukan transaksi tap-to-pay dan pembayaran online, serta mengatur Vipps sebagai opsi pembayaran default di iPhone pengguna.
Dikutip dari Theverge.com, Selasa (10/12/2024), perubahan ini terjadi karena komitmen Apple dalam menanggapi pengawasan dari regulator UE. Sejak diluncurkan satu dekade lalu, Apple Pay telah menjadi satu-satunya solusi untuk pembayaran tap-to-pay di iPhone.
Namun, dengan pembaruan iOS 18.1, fitur tap-to-pay melalui NFC kini terbuka untuk pengembang pihak ketiga untuk pertama kalinya. Keputusan Apple untuk membuka API ini menyusul tekanan dari regulator UE yang menilai Apple Pay tidak bersaing secara adil.
Pengaruh dari regulasi UE mendorong Apple untuk membuka berbagai fitur di iPhone, termasuk dukungan untuk RCS dan membuat pengguna dapat menghapus aplikasi yang tidak diinginkan.
Pembukaan chip NFC ini menjadi langkah penting dalam membuka lebih banyak potensi bagi perangkat mobile, baik itu mempermudah pembayaran maupun menambah kekacauan dalam sistem pembayaran yang terpisah.
Vipps, sebagai aplikasi pembayaran pertama yang memanfaatkan perubahan ini, menandai langkah signifikan menuju era baru pembayaran di Norwegia dan Skandinavia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







