Kaspersky Perbarui Teknologi Antidrone, Lebih Cepat dan Mudah Diakses

AKURAT.CO - Kaspersky telah memperbarui solusi antidrone-nya dengan fitur-fitur baru yang mengesankan. Dalam versi terbaru, mereka meningkatkan sistem deteksi, menghadirkan antarmuka yang lebih cepat dan menyempurnakan visualisasi insiden.
Di tengah pertumbuhan pesat pasar drone sipil global yang diproyeksikan mencapai $21,62 miliar pada tahun 2027, keamanan terhadap drone semakin penting. Untuk melindungi infrastruktur penting dan acara publik dari potensi ancaman, solusi anti-drone semakin diminati.
Solusi Antidrone Kaspersky menawarkan pendekatan komprehensif dalam mendeteksi, mengidentifikasi dan menangani drone sipil yang mengancam keamanan. Dengan teknologi terbaru seperti algoritma AI dan jaringan saraf, solusi ini siap menghadapi tantangan masa depan.
Deteksi yang Lebih Cerdas
Masalah umum pada sistem anti-drone adalah terlalu banyaknya kesalahan positif. Namun, dengan antarmuka terbaru, Kaspersky hanya menampilkan peristiwa yang telah diverifikasi, mengurangi beban kerja operator.
Skalabilitas yang Ditingkatkan
Kemampuan integrasi tingkat lanjut memungkinkan solusi ini beroperasi sebagai ekosistem regional. Dengan antarmuka yang 12 kali lebih cepat, pengguna dapat dengan mudah beralih antara analisis video dan mode peta untuk mendapatkan informasi lebih detail.
Arsip Komprehensif
Solusi Antidrone Kaspersky menyimpan informasi tentang semua kejadian, termasuk hasil positif palsu. Laporan otomatis dibuat untuk peristiwa yang dipilih oleh pengguna, memberikan gambaran yang jelas tentang setiap insiden.
"Kami telah menyederhanakan navigasi antarmuka dan menghilangkan informasi yang berlebihan, hingga kemampuan integrasi yang telah ditingkatkan," ujar Alexander Gorbunov selaku Manajer Pengembangan Bisnis Internasional Kaspersky Antidrone, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Rabu (6/3/2024).
Dengan perbaruan terbaru ini, Kaspersky semakin memperkuat posisinya dalam melindungi infrastruktur kritis dan kegiatan publik dari potensi ancaman drone.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









