Akurat

Risiko Tren Media Sosial Bagi Anak Yang Perlu Diketahui Orang Tua

Petrus C. Vianney | 2 Oktober 2023, 22:03 WIB
Risiko Tren Media Sosial Bagi Anak Yang Perlu Diketahui Orang Tua

AKURAT.CO - Media sosial bisa menjadi tempat yang berbahaya bagi anak-anak muda. Para ahli di SellCell telah menyoroti risiko yang mungkin dihadapi anak-anak muda saat mencoba mengejar tren populer di media sosial.

Karena itu, mereka mengingatkan orang tua untuk selalu memantau aktivitas online anak-anak mereka.

Penelitian menemukan bahwa hampir 42 persen anak-anak menghabiskan lebih dari empat jam sehari di ponsel mereka. Hal ini membuat mereka rentan terhadap konten yang tidak sesuai. 

Beberapa tren berbahaya yang patut dikhawatirkan adalah tantangan pemadaman listrik, chroming dan tantangan Cha Cha Slide. Para ahli percaya bahwa ini bisa membahayakan nyawa anak-anak.

Baca Juga: Ini Pesan Penting Bagi Para Da'i Media Sosial Di Bulan Maulid Nabi

Dikutip Akurat.co dari express.co.uk, Minggu (1/10/2023), berikut adalah beberapa tren media sosial berbahaya yang perlu diketahui orang tua:

1. Tantangan Borg

Mengisi kendi galon dengan air, vodka dan bahan-bahan berbahaya lainnya dapat menyebabkan konsumsi alkohol berlebihan.

2. Rekaman mulut saat tidur

Menutup mulut dengan selotip saat tidur bisa mengganggu pernapasan dan tidur anak-anak.

3. Tantangan pemadaman listrik

Tantangan ini telah mengakibatkan kematian dan mendorong anak-anak untuk mengambil risiko yang tidak perlu.

4. Chrome

Menghirup asap beracun dari berbagai sumber bisa berakibat fatal pada kesehatan.

5. Tindik palsu dengan magnet

Menggunakan bola magnet kecil sebagai tindik palsu bisa berbahaya jika tertelan.

6. Tantangan Benadryl

Mengonsumsi obat alergi dalam dosis berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.

7. Cha Cha Slide

Mengemudi sembarangan mengikuti lagu Cha Cha Slide dapat menyebabkan kecelakaan berbahaya.

8. Tantangan deodoran

Menyemprotkan deodoran pada kulit untuk menciptakan efek dingin bisa menyebabkan luka bakar parah.

Orang tua harus aktif berbicara dengan anak-anak mereka tentang risiko-risiko ini dan memantau penggunaan media sosial mereka dengan cermat. Keselamatan anak-anak harus selalu menjadi prioritas utama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.