Akurat

Dorong Pemanfaatan Teknologi Digital di Pedesaan, XL Axiata Luncurkan Desa Digital Nusantara

Iim Halimatus Sadiyah | 17 Desember 2021, 14:11 WIB
Dorong Pemanfaatan Teknologi Digital di Pedesaan, XL Axiata Luncurkan Desa Digital Nusantara

AKURAT.CO Guna mendorong pemberdayaan desa melalui adopsi teknologi digital ke seluruh elemen kehidupan di desa, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) meluncurkan program baru, yaitu Desa Digital Nusantara (DDN). Peluncuran tersebut berlangsung di Desa Tanjung Pakis, Kecamatan Pakis Jaya, Kabupaten Karawang pada Kamis (16/12/2021). 

Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O Baasir menjelaskan, meskipun saat ini sudah masuk era ekonomi digital, tetapi masyarakat belum semuanya siap. Terutama bagi yang tinggal di perdesaan.

Melalui program ini, pihaknya berniat lebih memaksimalkan lagi usaha-usaha pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sarana digital. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih siap masuk dan meraih manfaat dari ekonomi digital.

"Implementasi program ini sekaligus menjadi wujud dukungan kami kepada upaya pemerintah mengakselerasi digital oleh masyarakat hingga ke pelosok perdesaan," ujar Marwan, dilansir dari laman XL Axiata.

Ia juga memastikan bahwa program DDN ini akan menjadi program yang berkelanjutan. Pihaknya berkomitmen kuat untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi digital di tingkat perdesaan seiring dengan pembangunan jaringan internet cepat 4G yang semakin luas. Dengan begitu, program dapat mencakup penguatan ekosistem digital hingga di perdesaan.  

Sasaran implementasi Program DDN yang pertama adalah Desa Tanjung Pakis yang terletak di pesisir Utara Kabupaten Karawang. Desa ini dipilih karena memiliki potensi besar untuk maju di era digital, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Potensi yang terdapat di sana, mulai perikanan, tambak, wisata, hingga UMKM. Bahkan komunitas penggerak ekonominya pun beragam dan aktif. Produk yang  dihasilkan memiliki nilai jual tinggi.

Menurut Marwan, Desa Tanjung Pakis juga menjadi lokasi landing station Sistem komunikasi kabel bawah laut (SKKL) Echo. SKKL ini dibangun bersama oleh Facebook (Meta), Alphabet Google, dan XL Axiata.

Di tahap awal, program DDN mencakup aktivitas bersifat edukasi untuk meningkatkan literasi digital bagi warga, pembangunan fasilitas umum, instalasi sarana dan prasarana digital, hingga donasi. Akvititas edukasi tersebut berupa Kelas Inkubasi Sisternet bagi perempuan pelaku UMKM.

Nantinya, akan ada enam sesi dengan sasaran peserta warga perempuan yang merupakan pelaku atau pengelola UKM. Melalui kelas ini, mereka akan mendapatkan pengetahuan dan bimbingan memanfaatkan solusi digital untuk meningkatkan pengelolaan bisnis, peningkatan produktivitas, hingga peningkatan pemasaran produk. Kelas ini akan dibimbing oleh fasilitator sisternet yang sudah bersertifikat. 

Selanjutnya ada edukasi dan sosialisasi pemanfaatan aplikasi Laut Nusantara. Aplikasi ini digunakan untuk memudahkan nelayan menangkap ikan di laut melalui fitur yang bisa menunjukkan titik-titik lokasi keberadaan ikan. Akan ada tiga sesi sosialisasi bagi warga yang bermata pencaharian nelayan. 

XL Axiata juga akan membagikan bantuan perangkat gadget untuk mengakses aplikasi Laut Nusantara. Topik edukasi yang sampaikan meliputi penggunaan aplikasi untuk mendukung kegiatan melaut, diversifikasi usaha nelayan, dan pengenalan alat tangkap ramah lingkungan. 

Sasaran dari edukasi meliputi juga para pelajar setempat. Nantinya akan digelar kelas kepemimpinan yang mengadopsi materi pembelajaran dari XL Axiata Future Leaders (XLFL). Kelas ini  mengambil topik mengenai pentingnya melanjutkan ke perguruan tinggi dan belajar lebih jauh tentang kepemimpinan. Pemateri kelas ini akan melibatkan sejumlah alumni dan fasilitator XLFL. 

Untuk lebih memudahkan warga Desa Tanjung Pakis mengakses interner, XL Axiata juga akan memasang WiFi di titik strategis di seputar desa. Kualitas jaringan data dan internet XL Axiata di desa ini didukung oleh BTS 4G di sekitar desa. Sinyal 4G ini akan menjangkau area di sepanjang pantai Tanjung Pakis yang menjadi salah satu destinasi wisata warga Karawang. 

Sementara itu, untuk mendukung produktivitas olahan hasil laut, XL Axiata juga akan mengimplementasikan perangkat digital berbasis Internet of Things (IoT) guna membantu pengolahan ikan asin. Perangkat ini akan membantu proses pengeringan yang lebih berkualitas dengan memanfaatkan energi dari panel surya. Perangkat digital inovatif ini diinisiasi oleh para awardee XLFL Batch 8.

Tidak hanya itu, program ini juga meliputi perbaikan salah satu pesantren di desa Tanjung Pakis, yaitu Pesantren Al Ibtida. Melalui renovasi ini, diharapkan pesantren ini bisa menjadi lebih nyaman sebagai tempat belajar mengajar. 

“Kami juga memberikan donasi router dan kuota internet gratis selama setahun bagi enam sekolah. Mulai SD, SMP, dan Pondok Pesantren. Lalu, donasi 15 laptop kepada sekolah-sekolah yang sama. Kami berharap donasi ini bisa mempercepat peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda desa Tanjung Pakis, selain tentunya bisa meningkatkan kualitas proses belajar mengajar,” ungkap Marwan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.