Pemerintah Indonesia menegaskan sikap tegasnya dengan menolak pemberian visa bagi 12 atlet Israel yang dijadwalkan mengikuti World Artistic Gymnastics Championships 2025 di Jakarta.
Keputusan ini diambil sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang mengecam keras agresi Israel terhadap Palestina.
Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) selaku penjamin resmi juga telah mengajukan pembatalan visa ke Direktorat Imigrasi.
Menko Kumham Imigrasi, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa Indonesia berpegang teguh pada prinsip politik luar negeri yang tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.
Kejuaraan dunia yang diikuti lebih dari 600 atlet dari 86 negara ini tetap akan berlangsung di Indonesia Arena, GBK Senayan, Jakarta, pada 19–25 Oktober 2025 tanpa kehadiran kontingen Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









