Akurat Logo

Yaqut Marahi Jajaran Kemenag: Kalau Ada yang Maling Duit Haji, Kalian Sampaikan Sekarang

Saeful Anwar | 22 September 2026, 22:03 WIB
Yaqut Marahi Jajaran Kemenag: Kalau Ada yang Maling Duit Haji, Kalian Sampaikan Sekarang
Mantan Menag, Yaqut Cholil Qoumas, menjadi terdakwa dalam kasus korupsi kuota haji. - Foto: Antara Foto/M Risyal hidayat

AKURAT.CO Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, sempat marah kepada jajaran Kementerian Agama setelah mengetahui adanya dugaan penyimpangan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Momen tersebut diungkapkan Staf Khusus Menteri Agama Bidang Hukum dan Pengawasan, Abdul Qodir, saat bersaksi dalam sidang perkara korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Abdul Qodir mengatakan, kemarahan Yaqut terjadi dalam sebuah pertemuan di Hotel Yuwan Garden, Pasar Baru, Jakarta.

Pertemuan itu dihadiri sejumlah pejabat Kemenag, mulai para direktur jenderal, inspektur jenderal, staf khusus, staf ahli, hingga tenaga ahli.

Menurutnya, pertemuan tersebut bukan forum untuk membahas persoalan teknis penyelenggaraan haji secara mendalam. Namun, Abdul Qodir mengingat Yaqut menyampaikan kemarahannya terkait adanya dugaan korupsi dalam penyelenggaraan haji.

Baca Juga: Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII

"Yang seingat saya pada saat itu menteri marah. Menteri marah, menteri menyampaikan bahwa 'Ini kenapa ada seperti ini? Kalau ada di antara kalian yang kemudian…' Nah, saya lupa bahasanya 'maling' atau 'ngambil duit' dari haji, 'kalian sampaikan sekarang!'" jelas ujar Abdul Qodir, dalam persidangan.

Menurut Abdul Qodir, Yaqut bahkan meminta siapa pun yang mengetahui adanya dugaan pengambilan uang dari penyelenggaraan haji untuk mengungkapkan secara terbuka.

"Taruh di atas meja," katanya, menirukan pernyataan Yaqut.

Tak hanya itu, Yaqut disebut memberikan kesempatan kepada jajaran Kemenag yang mengetahui persoalan tersebut untuk menyampaikan secara langsung usai pertemuan.

"Kalau ada, sampaikan sekarang atau nanti boleh ketemu saya setelah pertemuan ini," kata Abdul Qodir.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
W
Editor
Wahyu SK