KPK Periksa ASN Setjen MPR Terkait Gratifikasi Mantan Sekjen Ma'ruf Cahyono

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus gratifikasi di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI.
Sejalan dengan pengusutan tersebut, penyidik memanggil Rharas Estining Palupi, ASN di lingkungan Setjen MPR RI, untuk diperiksa sebagai saksi, Kamis (27/8/2026).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, pemeriksaan terhadap Rharas dilaksanakan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dalam dugaan TPK terkait gratifikasi di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR. Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih, atas nama Rharas Estining Palupi, ASN di Setjen MPR RI," jelasnya.
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan perkara yang telah menjerat Sekjen MPR periode 2016-2023, Ma'ruf Cahyono.
Baca Juga: KPK Tahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono, Diduga Kantongi Gratifikasi Rp30 Miliar
Dalam perkara ini, KPK menduga Ma'ruf menerima gratifikasi melalui sejumlah modus terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Setjen MPR.
Salah satunya berupa permintaan fee kepada calon rekanan yang disebut dengan istilah "uang hangus", atau "uang assalamualaikum", dengan besaran sekitar 10 persen dari nilai paket pekerjaan.
KPK sebelumnya mengungkap Ma'ruf diduga menerima gratifikasi sekitar Rp30 miliar melalui rekening penampungan dan akun trading. Penyidik juga telah menyita sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Ma'ruf Cahyono telah ditahan sejak 9 Juli 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.
Baca Juga: Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Jalani Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka di KPK
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








