Kasus Nadiem Jadi Sorotan Internasional, Tokoh Bisnis Richard Branson Ikut Bicara

AKURAT.CO Nama Nadiem Makarim kembali menjadi sorotan dunia internasional.
Richard Branson Pendiri Virgin Group, perusahaan modal ventura terkemuka yang berbasis di Inggris, secara terbuka angkat suara atas kasus yang menimpa mantan Menteri Pendidikan Indonesia tersebut.
Melalui unggahan di Instagram Stories dan LinkedIn miliknya, Branson menulis pandangan kritis atas kasus yang menimpa Nadiem.
Dalam unggahan Instagram Stories-nya, Branson menulis putusan yang menimpa Nadiem terlihat dilatari motif politik.
"Nadiem Makarim is one of Indonesia's most successful entrepreneurs, who traded his business career for a post in government to become a champion of educational reform. He should be celebrated for what he achieved, not prosecuted on trumped-up charges that seem politically motivated," unggah Branson
Menurut Bransob, Nadiem Makarim adalah salah satu pengusaha paling sukses di Indonesia, yang menukar karir bisnisnya dengan jabatan pemerintahan demi menjadi pelopor reformasi pendidikan.
Ia seharusnya dirayakan atas apa yang telah dicapainya, bukan didakwa atas tuduhan yang terkesan dipaksakan tersebut.
Pernyataan Branson ini muncul di tengah tekanan hukum yang semakin berat terhadap Nadiem. Pada Mei 2026, jaksa penuntut umum menuntut hukuman penjara 18 tahun terhadap Nadiem atas dugaan kasus korupsi pengadaan Chromebook.
Selain hukuman penjara, jaksa juga menuntut denda sebesar Rp1 miliar (subsidair 190 hari) dan pidana tambahan uang pengganti Rp809 miliar dan Rp4,8 triliun (subsidair 9 tahun).
Kasus ini berawal dari program pengadaan laptop berbasis Chrome OS untuk sekolah-sekolah di Indonesia, saat Nadiem masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan.
Reaksi Richard Branson mencerminkan meningkatnya perhatian dari komunitas investor dan bisnis internasional yang kini tengah mencermati bagaimana kepastian hukum terhadap investor serta perlindungan terhadap para profesional muda ditegakkan di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








