Motif Santri Aniaya Junior di Ponpes Habib Rizieq: Korban Curi Celana Dalam Terduga Pelaku
AKURAT.CO Santri senior berinisial N (16) menganiaya santri junior berinisial MAF (16) di Pondok Pesantren (Ponpes) Syariah Megamendung, Bogor, milik Habib Rizieq Shihab, karena korban mencuri celana dalam milik terduga pelaku.
"Bahwa N (16) terduga pelaku penganiayaan, melakukan penganiayaan dengan alasan kesal karena korban MAF (17) diduga mencuri celana dalam milik N," kata Aziz saat dihubungi wartawan, Kamis (19/9/2024).
Selain itu, pihak Ponpes mengaku menyesali kejadian tersebut. Bahkan, ia mengaku bahwa N telah dikeluarkan dari Ponpes.
"Pihak pondok telah melakukan mekanisme sanksi sesuai kewenangan pondok dengan sanksi tertinggi memecat dan mengeluarkan N dari proses pendidikan pondok," ujarnya.
Aziz mengungkapkan, kini pihaknya telah menyerahkan kasus penganiayaan ke pihak kepolisian. Bahkan, dirinya menyatakan siap membantu aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
Teruntuk korban, pihaknya mengaku telah memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke dokter untuk dilakukan pengobatan. Bahkan, pihak Ponpes sepakat untuk mediasi demi menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.
"Akan tetapi pihak keluarga korban tidak hadir dalam mediasi tanpa adanya alasan yang jelas setelah adanya kesepakatan waktu bersama," tandasnya.
Sebagai informasi, Seorang santri berinisial N diduga melakukan penganiayaan dengan cara memukul hingga menyiram air panas kepada MAF di Pesantren milik Rizieq Shihab di Mega Mendung, Bogor, Minggu (8/9/2024).
Peristiwa tersebut terungkap setelah orang tua MAF melaporkan kasus dugaan kekerasan itu kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Bela Rakyat Kecil (Gebrak) pada Selasa, (10/9/2024).
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara pun membenarkan bahwa korban melalui ibunya sudah membuat laporan polisi pada 10 September 2024. Polisi juga telah membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani visum.
"Kami masih menunggu hasil visumnya dari rumah sakit," ungkap Teguh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








