Suami BCL, Tiko Aryawardhana Laporkan Balik Arina atas Dugaan Pelanggaran UU ITE
Dwana Muhfaqdilla | 29 Juli 2024, 14:00 WIB

AKURAT.CO Perselisihan antara suami Bunga Citra Lestari (BCL) yakni Tiko Pradipta Aryawardhana dengan mantan istrinya, Arina Winarto (AW), masih berlanjut. Kini, Tiko melaporkan balik Arina atas dugaan pelanggaran UU ITE ke Polda Metro Jaya.
"Benar, melaporkan balik terkait Pasal 32 Juncto Pasal 48 Undang-Undang ITE," kata Irfan Aghasar selaku kuasa hukum Tiko saat dihubungi wartawan, Senin (29/7/2024).
Irfan menjelaskan, kasus ini berawal saat AW mengambil paksa laptop milik Tiko pada awal 2022. Pada laptop tersebut terdapat file berupa data perusahaan, foto, serta properti berupa lagu yang merupakan investasi kliennya untuk keperluan komersil, mengingat Tiko juga bekerja sebagai DJ.
AW diduga mentransmisikan data perusahaan hingga lagu Tiko tanpa sepengetahuan dan izin dari kliennya. Oleh karenanya, Tiko merasa dirugikan dan akhirnya melaporkan Arina. Laporan tersebut akhirnya diterima dengan nomor LP/B/3968/VII/2024/SPKT POLDA METRO JAYA tertanggal 12 Juli 2024.
"Tapi yang penting, ada data transmisi atau file digital yang ada di dalam laptop yang kami duga telah ditransmisikan diberikan kepada pihak tertentu tanpa seizin dari Mas Tiko yang menimbulkan kerugian. Jadi data tersebut berupa data-data perusahaan yang seharusnya diminta izin dulu, dikonfirmasi dulu," tukasnya.
Sebelumnya, keduanya juga berseteru di kasus lain, yakni dugaan penggelapan dana yang diduga dilakukan Tiko Pradipta Aryawardhana.
Perkembangan terkini, Polda Metro Jaya telah melakukan gelar perkara atas kasus yang bernilai Rp6,9 miliar tersebut.
"Dilaksanakan gelar perkara di pengawas penyidikan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di kantornya, Jumat (26/7/2024).
Ade Ary menjelaskan, gelar perkara ini dilakukan atas tindak lanjut dari permohonan pihak terlapor, yaitu Tiko.
Terlapor sempat bersurat kepada Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra. Meski begitu, kasus ini tetap ditangani oleh Satreskrim Polres Jakarta Selatan.
"Pihak terlapor bersurat kepada pak direktur memohon untuk dilakukan gelar perkara di pengawas penyidikan. Ini merupakan hal yang positif, artinya silakan semua pihak, baik pelapor maupun terlapor, untuk menghadirkan saksi-saksi dan bukti-bukti. Terlapor juga dapat menghadirkan saksi yang meringankan serta menyampaikan bantahan dan barang bukti," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 2Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 5Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 6Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 8Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Bersamaan dengan Putusan MK soal Gibran, Ada Apa?
- 9Febrie Adriansyah Didakwa Memeras Tan Kian Rp55 Miliar agar Tidak Jadi Tersangka Korupsi Jiwasraya
- 10Sidang Perdana Kasus Asabri-Jiwasraya, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ikuti Pembacaan Dakwaan





