Cara Geng Narkoba di Kampung Bahari Halangi Penggerebekan, Pakai Drone dan Granat Asap

AKURAT.CO Polisi telah menggerebek dan menangkap 26 orang yang diduga terlibat dalam pengedaran narkoba di Kampung Bahari, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kapolres Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, mengatakan para pengedar narkoba di Kampung Bahari, sering menggunakan drone dan granat asap untuk menghalangi dilakukannya penggerebekan.
Baca Juga: Polisi Ringkus 26 Terduga Pengedar Narkoba di Kampung Bahari Jakarta Utara
"Salah satunya granat asap yang tidak sempat digunakan oleh para pelaku (pada saat penggerebekan Minggu, 10 Maret 2024), kemungkinan menghalangi polisi untuk ke rumah atau ke kampung," kata Gidion, di kantornya, dikutip Selasa (19/3/2024).
Pihaknya sudah sering melakukan penggerebekan di Kampung Bahari. Namun, pelaku acapkali memberikan perlawanan dengan berbagai macam cara, seperti menggunakan petasan, senjata tajam, anak panah, ketapel, dan lainnya.
Pada saat penggerebekan pihaknya menemukan berbagai barang bukti, termasuk granat asap yang digunakan untuk menghalangi polisi.
Baca Juga: Sinopsis Film Sabotage, Kisah Aksi Kriminal Menangkap Gembong Narkoba Penuh Ketegangan
"Untuk hasil penegakan hukumnya, Kampung Muara Bahari yakni tindak narkoba. Ditemukan barang bukti yang cukup beragam yakni Sabu, ganja sintetik, ganja, senpi rakitan dan amunisinya, granat asap, puluhan bilah serta senjata tajam," bebernya.
Adapun dari penangkapan terhadap 26 orang di Kampung Muara Bahari, sebanyak tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Tujuh orang tersebut antara lain SL, AM, DH, DP, AI, IY, dan FH.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








