Akurat Logo

Fakta Terbaru Aksi Pengeroyokan Terhadap Anggota TNI, Bermula Senggolan Mobil!

Rahma Maulidia | 12 Oktober 2023, 04:00 WIB
Fakta Terbaru Aksi Pengeroyokan Terhadap Anggota TNI, Bermula Senggolan Mobil!

AKURAT.CO Aksi pengeroyokan dan penganiayaan telah terjadi terhadap anggota TNI di Jalan Ganceng, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur pada Senin (9/10/2023). Insiden ini berawal dari kecelakaan kecil di lokasi tersebut.

Menurut beberapa sumber, Rabu (11/10/2023), terdapat fakta-fakta baru terkait aksi pengeroyokan yang sebagai berikut:

Baca Juga: Kajari Jakut Bantah Jaksa Cuti Jadi Alasan Tahap II Kasus Pengeroyokan Di PIK Tertunda

Bermula Senggolan Mobil

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Gunarto mengungkapkan motif dari aksi pengeroyokan karena senggolan kendaraan antara pelaku dan korban.

Sebelum kejadian, kondisi jalan yang ramai dan menanjak lalu kendaraan di depan mobil korban berhenti mendadak.

Korban Anggota TNI

Menurut Pihak Pusat Penerangan (Puspen) TNI menyatakan seorang prajurit TNI yang dikeroyok merupakan Komandan Tim Provos Satuan Pengamanan dan Pengawalan (Satpamwal) Detasemen Markas Besar TNI.

Lebih lanjut, Kepala Puspen (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengatakan prajurit itu Sersan Mayor SP.

Saat ini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka-luka serius di bagian wajah dan tubuhnya.

Baca Juga: Kejari Jakut Kembalikan Berkas Perkara Pengeroyokan IRT Ke Polsek, Alasannya Jaksa Cuti

Dikeroyok Delapan Orang, Empat Pelaku Telah Ditangkap

Kasus yang ditangani Polres Metro Jakarta Timur telah menangkap pelaku sebanyak empat orang.

Kapuspen TNI menduga pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan terdiri dari delapan orang.

Empat pelaku telah diamankan di Polres Jaktim, tersisa empat pelaku lainnya yang dinyatakan kabur.

Kronologi Kejadian

Aksi pengeroyokan yang melibatkan seorang prajurit TNI bersama delapan orang lainnya dipicu karena permasalahan kendaraan di jalan tanjakan dekat Ponpes Alharomain Ganceng, Jakarta Timur pada Senin (9/10/2023) sekitar pukul 20.00 WIB.

Ada sekitar empat kendaraan yang melaju secara beriringan di lokasi, yakni sepeda motor matik, mobil pikap, mobil pikap korban dan sepeda motor pelaku pengeroyokan.

Baca Juga: 12 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Suporter PSS Hingga Tewas

Situasi lokasi saat itu sedang ramai dengan kondisi jalan agak menanjak dan tikungannya yang tajam.

Kemudian, kendaraan di depan mobil korban berhenti mendadak sehingga korban ikut berhenti juga. Tindakan ini memicu percekcokan karena kendaraan pelaku tidak sengaja menabrak mobil korban.

Pelaku yang merasa tidak terima memanggil teman-teman lainnya hingga berujung aksi pengeroyokan dan penganiayaan kepada korban.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.