Usai Bencana Sumatera, DPR Desak Pemerintah Terapkan Hukum Restoratif untuk Selamatkan Hutan

AKURAT.CO Bencana di Sumatera yang menelan ratusan korban jiwa dinilai sebagai akibat dari kerusakan hutan yang semakin masif, termasuk praktik pembalakan liar dan ilegal.
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menegaskan, perlunya pemerintah menerapkan pendekatan penegakan hukum yang berorientasi pada pemulihan.
“Penegakan hukum harus lebih mengedepankan restoratif, yaitu pendekatan yang berfokus pada pemulihan dan perbaikan kerusakan yang telah terjadi, bukan hanya menghukum pelaku,” ujar Firman kepada wartawan, Kamis (4/12/2025).
Firman juga meminta pemerintah segera mengembalikan fungsi dana reboisasi dan reklamasi sebagaimana mestinya, yakni untuk penanaman kembali kawasan hutan.
Ia menyayangkan dana tersebut selama ini banyak digunakan untuk kepentingan di luar rehabilitasi hutan.
“Dana tersebut seharusnya digunakan untuk menanam kembali pohon di kawasan hutan, seperti yang dilakukan pada era Presiden Soeharto,” lanjutnya.
Ia mengungkapkan bahwa deforestasi Indonesia masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data 2022–2023, Indonesia kehilangan sekitar 133.833,4 hektare kawasan hutan.
Karena itu, ia menyambut baik komitmen Presiden Prabowo yang berjanji melakukan reboisasi seluas 12,7 juta hektare untuk memulihkan area yang rusak.
Baca Juga: Menteri PKP–PWI Sepakat Fasilitasi 5.000 Rumah Subsidi untuk Wartawan
Selain reboisasi, Firman juga mengusulkan moratorium izin pengelolaan kawasan hutan untuk kegiatan ekonomi agar tidak memperburuk kerusakan.
Ia menekankan bahwa kelestarian hutan merupakan tanggung jawab jangka panjang.
“Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, berkomitmen untuk menggunakan pendekatan restoratif dalam menangani tindak pidana yang mengakibatkan kerusakan hutan,” katanya.
Firman mendorong pemerintahan Prabowo agar lebih serius menanggapi persoalan tersebut dan menjadikan kepentingan lingkungan hidup sebagai prioritas utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








